Indosat Blog Contest (SinyalKuat.co.cc)
Kamis, 11 September 2008
keutamaan hari jum'at
Wahai kaum muslimin ....Allah l telah menganugerahkan bermacam-macam keistimewaan dan keutamaan kepada umat ini. Diantara keistimewaan itu adalah hari Jum'at, setelah kaum Yahudi dan Nasrani dipalingkan darinya.Abu Hurairah zmeriwayatkan, Rasulullah bersabda:
"Allah telah memalingkan orang-orang sebelum kita untuk menjadikan hari Jum'at sebagai hari raya mereka, oleh karena itu hari raya orang Yahudi adalah hari Sabtu, dan hari raya orang Nasrani adalah hari Ahad, kemudian Allah memberikan bimbingan kepada kita untuk menjadikan hari Jum'at sebagai hari raya, sehingga Allah menjadikan hari raya secara berurutan, yaitu hari Jum'at, Sabtu dan Ahad. Dan di hari kiamat mereka pun akan mengikuti kita seperti urutan tersebut, walaupun di dunia kita adalah penghuni yang terakhir, namun di hari kiamat nanti kita adalah urutan terdepan yang akan diputuskan perkaranya sebelum seluruh makhluk". (HR. Muslim)
Al-Hafidz Ibnu Katsir berkata: "Hari ini dinamakan Jum'at, karena artinya merupakan turunan dari kata al-jam'u yang berarti perkumpulan, karena umat Islam berkumpul pada hari itu setiap pekan di balai-balai pertemuan yang luas. Allah l memerintahkan hamba-hamba-Nya yang mukmin berkumpul untuk melaksanakan ibadah kepada-Nya. Allah l berfirman:
"Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat pada hari Jum'at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui". (QS. 62:9)
Maksudnya, pergilah untuk melaksanakan shalat Jum'at dengan penuh ketenangan, konsentrasi dan sepenuh hasrat, bukan berjalan dengan cepat-cepat, karena berjalan dengan cepat untuk shalat itu dilarang. Al-Hasan Al-Bashri berkata: Demi Allah, sungguh maksudnya bukanlah berjalan kaki dengan cepat, karena hal itu jelas terlarang. Tapi yang diperintahkan adalah berjalan dengan penuh kekhusyukan dan sepenuh hasrat dalam hati. (Lihat Tafsir Ibnu Katsir : 4/385-386).
Ibnu Qayyim Al-Jauziyah berkata: Hari Jum'at adalah hari ibadah. Hari ini dibandingkan dengan hari-hari lainnya dalam sepekan, laksana bulan Ramadhan dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya. Waktu mustajab pada hari Jum'at seperti waktu mustajab pada malam lailatul qodar di bulan Ramadhan. (Zadul Ma'ad: 1/398).
KEUTAMAAN HARI JUM'AT
1. Hari Terbaik
Abu Hurairah z meriwayatkan bahwa Rasulullah y bersabada: "Hari terbaik dimana pada hari itu matahari terbit adalah hari Jum'at. Pada hari itu Adam diciptakan, dimasukkan surga serta dikeluarkan darinya. Dan kiamat tidak akan terjadi kecuali pada hari Jum'at
2. Terdapat Waktu Mustajab untuk Berdo'a.
Abu Hurairah z berkata Rasulullah y bersabda: " Sesungguhnya pada hari Jum'at terdapat waktu mustajab bila seorang hamba muslim melaksanakan shalat dan memohon sesuatu kepada Allah pada waktu itu, niscaya Allah akan mengabulkannya. Rasululllah y mengisyaratkan dengan tangannya menggambarkan sedikitnya waktu itu (H. Muttafaqun Alaih)Ibnu Qayyim Al Jauziah - setelah menjabarkan perbedaan pendapat tentang kapan waktu itu - mengatakan: "Diantara sekian banyak pendapat ada dua yang paling kuat, sebagaimana ditunjukkan dalam banyak hadits yang sahih, pertama saat duduknya khatib sampai selesainya shalat. Kedua, sesudah Ashar, dan ini adalah pendapat yang terkuat dari dua pendapat tadi (Zadul Ma'ad Jilid I/389-390).
3. Sedekah pada hari itu lebih utama dibanding sedekah pada hari-hari lainnya.
Ibnu Qayyim berkata: "Sedekah pada hari itu dibandingkan dengan sedekah pada enam hari lainnya laksana sedekah pada bulan Ramadhan dibanding bulan-bulan lainnya". Hadits dari Ka'ab z menjelaskan: "Dan sedekah pada hari itu lebih mulia dibanding hari-hari selainnya".(Mauquf Shahih)
4. Hari tatkala Allah l menampakkan diri kepada hamba-Nya yang beriman di Surga.
Sahabat Anas bin Malik z dalam mengomentari ayat: "Dan Kami memiliki pertambahannya" (QS.50:35) mengatakan: "Allah menampakkan diri kepada mereka setiap hari Jum'at".
5. Hari besar yang berulang setiap pekan.
Ibnu Abbas z berkata : Rasulullah y bersabda:"Hari ini adalah hari besar yang Allah tetapkan bagi ummat Islam, maka siapa yang hendak menghadiri shalat Jum'at hendaklah mandi terlebih dahulu ......". (HR. Ibnu Majah)
6. Hari dihapuskannya dosa-dosa
Salman Al Farisi z berkata : Rasulullah y bersabda: "Siapa yang mandi pada hari Jum'at, bersuci sesuai kemampuan, merapikan rambutnya, mengoleskan parfum, lalu berangkat ke masjid, dan masuk masjid tanpa melangkahi diantara dua orang untuk dilewatinya, kemudian shalat sesuai tuntunan dan diam tatkala imam berkhutbah, niscaya diampuni dosa-dosanya di antara dua Jum'at". (HR. Bukhari).
7. Orang yang berjalan untuk shalat Jum'at akan mendapat pahala untuk tiap langkahnya, setara dengan pahala ibadah satu tahun shalat dan puasa.
Aus bin Aus z berkata: Rasulullah y bersabda: "Siapa yang mandi pada hari Jum'at, kemudian bersegera berangkat menuju masjid, dan menempati shaf terdepan kemudian dia diam, maka setiap langkah yang dia ayunkan mendapat pahala puasa dan shalat selama satu tahun, dan itu adalah hal yang mudah bagi Allah". (HR. Ahmad dan Ashabus Sunan, dinyatakan shahih oleh Ibnu Huzaimah).
8. Wafat pada malam hari Jum'at atau siangnya adalah tanda husnul khatimah, yaitu dibebaskan dari fitnah (azab) kubur.
Diriwayatkan oleh Ibnu Amru , bahwa Rasulullah y bersabda:"Setiap muslim yang mati pada siang hari Jum'at atau malamnya, niscaya Allah akan menyelamatkannya dari fitnah kubur". (HR. Ahmad dan Tirmizi, dinilai shahih oleh Al-Bani).
Rabu, 10 September 2008
english as a global language
Contents[hide]
if (window.showTocToggle) { var tocShowText = "show"; var tocHideText = "hide"; showTocToggle(); }
The History of English
Initially, Old English was a group of dialects reflecting the varied origins of the Anglo-Saxon kingdoms of England. Because of the Viking raids and settlements in the north-eastern part of Britain from the late 8th century onward, the West-Saxon dialect, spoken in the only remaining free Anglo-Saxon kingdom (Wessex), naturally dominates the surviving written record. The Vikings, mostly from Denmark, but also to some extent from Norway, influenced the English language in the areas where they mixed with the Anglo-Saxon population.
Proto-English
The Germanic tribes who gave rise to the English language (the Angles, Saxons, Frisians, Jutes and perhaps even the Franks), traded with and fought with the Latin-speaking Roman Empire in the process of the Germanic invasion of Europe from the East. Many Latin words for common objects therefore entered the vocabulary of these Germanic people even before any of these tribes reached Britain; examples include camp, cheese, cook, dragon, fork, giant, gem, inch, kettle, kitchen, linen, mile, mill, mint (coin), noon, oil, pillow, pin, pound, punt (boat), soap, street, table, wall, and wine. The Romans also gave English words which they had themselves borrowed from other languages: anchor, butter, cat, chest, devil, dish, and sack.
According to the Anglo-Saxon Chronicle, around the year 449, Vortigern, King of the Britons, invited the "Angle kin" (Angles led by Hengest and Horsa) to help him in conflicts with the Picts. In return, the Angles were granted lands in the south-east of England. Further aid was sought, and in response "came men of Ald Seaxum of Anglum of Iotum" (Saxons, Angles, and Jutes). The Chronicle talks of a subsequent influx of settlers who eventually established seven kingdoms, known as the heptarchy. Modern scholarship considers most of this story to be legendary, and politically motivated, and the identification of the tribes with the Angles, Saxons, and Jutes is no longer accepted as an accurate description (Myres, 1986, p. 46ff), especially since the Anglo-Saxon language is more similar to Frisian than any single one of the others.
Old English
See also: Old English
English emerged from many Germanic dialects that were brought by Germanic invaders from northwestern Europe, from what is now Germany, Denmark and the Netherlands. The previous, mostly Celtic languages of the British Isles were largely driven westwards as their speakers retreated or intermingled with the new settlers, and today there is little evidence of their presence in the vocabulary of English. Eventually, the Saxon tribes of Wessex came to dominate, and it was their dialects that provided most of the foundations of what later came to be seen as a new language, now called Old English.
Middle English
See also: Middle English
Later Old English became heavily influenced by Old Norse, brought with later Northern European Viking invaders, most of them from Denmark. The subjugation of the Anglo-Saxons in 1066 by the Normans led to swift change for their language. Its status declined quickly, as Norman French became the exclusive language of court and government. Latin has long been studied in England, but under the Normans its use also increased. English was still the everyday language of most people, however, as the country had entered a period of diglossia where the 'high' languages of French and Latin co-existed in separate levels of society from the 'low' language of English. However, as the centuries passed, Norman lords and barons adopted ever-more English, and Norman French fell out of favour. By the end of the fourteenth century, Richard II of England had taken his kingly oath in his native English tongue, and the language was restored to the dominant position it had enjoyed prior to the conquest. After 300 years of Norman French and Latin, however, plus the continued influence of Scandinavian dialects, the language had absorbed a tremendous amount of vocabulary from those languages, as well as shifting towards new patterns of syntax and phonology which would strongly distinguish Middle English from its later modern descendants.
Modern English
See also: Early Modern English
From about the middle of the fifteenth century, significant changes began in the phonology of English: the pronunciation of vowels in particular began to change. This 'Great Vowel Shift' saw the vowels of English move upwards in the mouth or diphthongise; for example, house was originally pronounced with the high back vowel [uː], as in ruse; it lowered and centralised slightly to [aʊ] over time, with the process most active in southern England and absent altogether in Scotland (where house is still [huːs]). In turn, as the highest vowels diphthongised, lower vowels moved up to replace them. The English lexicon also changed, with more words from Latin and modern French, plus a significant number from Greek. This has continued to the present day, with languages worldwide adding to the vocabulary of English.
Historical spread of English
The 'journey' of English around the world began with its movement throughout the British Isles, eventually becoming the language most commonly spoken throughout the modern states of the United Kingdom and the Republic of Ireland. Meanwhile, the language reached North America though colonisation, and subsequently became widely spoken in Britain's colonies, such as the settlements of Australia and Canada. As these outposts developed in economic and political importance over the centuries, so the language became an essential lingua franca - to do business other peoples inside and outside the British Empire found it advantageous to learn English as a foreign or second language.
English as a global language
See also: Varieties of English
An example of written English.
Speakers
Today, English may be identified as a global language, due to its widespread use in business, the internet and amongst diverse groups of people who wish to overcome a language barrier. Estimates put the number of fluent speakers at upwards of half a billion,[1] a majority of whom are probably native speakers. However, there are many millions more with some knowledge of the language.
English as a threat to other languages
One argument concerning the apparent worldwide dominance of English is that it might be a threat to linguistic diversity, with many languages going extinct as speakers switch to English. However, evidence of this phenomenon is actually thin on the ground. Outside the 'English-speaking nations' (countries historically most closely associated with English, such as England, New Zealand and Australia), most speakers of English learn it in addition to or alongside a native language. In addition, English is by no means dominant in every sphere of influence; some evidence suggests that more blogs are written in Japanese,[2] for example, and other tongues enjoy lingua franca status in various regions of the world. French and German, for example, are still much-used in Europe, and Swahili remains an important language for cross-cultural communication in East Africa.
Senin, 08 September 2008
Shalat Tarawih
Raka'at Shalat
Terdapat beberapa praktek tentang jumlah raka'at dan jumlah salam pada shalat tarawih, pada masa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam jumlah raka'atnya adalah 8 raka'at dengan dilanjutkan 3 raka'at witir. Dan pada jaman khalifah Umar menjadi 20 raka'at dilanjutkan dengan 3 raka'at witir. Perbedaan pendapat menyikapi boleh tidaknya jumlah raka'at yang mencapai bilangan 20 itu adalah tema klasik yang bahkan bertahan hingga saat ini. Sedangkan mengenai jumlah salam praktek umum adalah salam tiap dua raka'at namun ada juga yang salam tiap empat raka'at. Sehingga bila akan menunaikan tarawih dalam 8 raka'at maka formasinya adalah salam tiap dua raka'at dikerjakan empat kali, atau salam tiap empat raka'at dikerjakan dua kali dan ditutup dengan witir tiga raka'at.
Niat Shalat
Niat shalat ini, sebagaimana juga shalat-shalat yang lain cukup diucapkan didalam hati, yang terpenting adalah niat hanya semata karena Allah Ta'ala semata dengan hati yang ikhlas dan mengharapkan Ridho Nya, apabila ingin dilafalkan jangan terlalu keras sehingga mengganggu Muslim lainnya, memang ada beberapa pendapat tentang niat ini gunakanlah dengan hikmah bijaksana.
Secara lengkap, niat shalat tarawih 2 rakaat adalah: " Ushalli sunnatat taraawiihi rak'ataini (ma'muman/imaaman) lillahi ta'aalaa"
ARTINYA: " Aku niat Shalat Tarawih dua rakaat ( menjadi makmum/imam) karena Allah Ta'ala"
Walaupun demikian, ada beberapa cara dalam mengerjakan salat Tarawih, salah satunya dengan formasi 2 kali 4 rakaat masing masing dengan sekali salam setiap selesai 4 rakaat. Oleh karena itu, dalam niat shalat tarawih, niatnya disesuaikan menjadi "arbaa raka'ataini".
Beberapa Hadits Terkait
“Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam pada suatu malam shalat di masjid lalu para sahabat mengikuti shalat Beliau, kemudian pada malam berikutnya (malam kedua) Beliau shalat maka manusia semakin banyak (yang mengikuti shalat Nabi n), kemudian mereka berkumpul pada malam ketiga atau malam keempat. Maka Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam tidak keluar pada mereka, lalu ketika pagi harinya Beliau bersabda: ‘Sungguh aku telah melihat apa yang telah kalian lakukan, dan tidaklah ada yang mencegahku keluar kepada kalian kecuali sesungguhnya aku khawatir akan diwajibkan pada kalian,’ dan (peristiwa) itu terjadi di bulan Ramadhan.” (Muttafaqun ‘alaih)
"Artinya : Dari Jabir bin Abdullah radyillahu 'anhum, ia berkata : Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam pernah shalat bersama kami di bulan Ramadhan (sebanyak) delapan raka'at dan witir (satu raka'at). Maka pada hari berikutnya kami berkumpul di masjid dan mengharap beliau keluar (untuk shalat), tetapi tidak keluar hingga masuk waktu pagi, kemudian kami masuk kepadanya, lalu kami berkata : Ya Rasulullah ! Tadi malam kami telah berkumpul di masjid dan kami harapkan engkau mau shalat bersama kami, maka sabdanya "Sesungguhnya aku khawatir (shalat itu) akan diwajibkan atas kamu sekalian".(Hadits Riwayat Thabrani dan Ibnu Nashr)
"Aku perhatikan shalat malam Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam, yaitu (Ia) shalat dua raka'at yang ringan, kemudian ia shalat dua raka'at yang panjang sekali, kemudian shalat dua raka'at, dan dua raka'at ini tidak sepanjang dua raka'at sebelumnya, kemudian shalat dua raka'at (tidak sepanjang dua raka'at sebelumnya), kemudian shalat dua raka'at (tidak sepanjang dua raka'at sebelumnya), kemudian shalat dua raka'at (tidak sepanjang dua raka'at sebelumnya), kemudian witir satu raka'at, yang demikian adalah 13 raka'at".Diriwayatkan oleh Malik, Muslim, Abu Awanah, Abu Dawud dan Ibnu Nashr.
"Artinya : Dari Abi Salamah bin Abdurrahman bahwasanya ia bertanya kepada 'Aisyah radyillahu anha tentang shalat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam di bulan Ramadhan. Maka ia menjawab ; Tidak pernah Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa Sallam kerjakan (tathawwu') di bulan Ramadhan dan tidak pula di lainnya lebih dari sebelas raka'at 1) (yaitu) ia shalat empat (raka'at) jangan engkau tanya tentang bagus dan panjangnya, kemudian ia shalat empat (raka'at) 2) jangan engkau tanya panjang dan bagusnya kemudian ia shalat tiga raka'at".[Hadits Shahih Riwayat Bukhari dan Muslim]
Selasa, 26 Agustus 2008
air mata dan manfaatnya
Harun Yahya pernah mengatakan pada tulisannya tentang ”MIRACLE OF EYE” bahwa Tears are perfect eyedrops. Banyak orang yang mengira bahwa air mata kita adalah hanya sekedar cairan yang mengalir apabila kita menangis. Padahal sebenarnya, air mata adalah cairan ciptaan Allah yang sangat bervariasi kandungan dan fungsinya. Subhanallah.
Airmata melindungi mata dari kuman dan mengandung Lyzosime yang dapat membunuh berbagai macam mikroba. Lyzosime ini sendiri adalah zat desinfektan yang lebih keras dari zat-zat kimia yang digunakan untuk mendesinfeksi seluruh tubuh
Subhanallah, marilah kita berhenti sejenak untuk berfikir. Bagaimana mungkin, mata yang merupakan organ yang sangat halus, dapat ”tahan” dengan kandungan zat kimia sekeras Lyzosime tersebut tanpa menimbulkan iritasi dan lain sebagainya. Jawabannya sudah sangat jelas, bahwa ini adalah salah satu bukti penciptaan Allah SWT.
Katakanlah. ”Adakah kamu perhatikan sekutu-sekutu kamu yang kamu seru selain dari Allah? Perlihatkanlah kepada-Ku apakah yang mereka telah ciptakan di bumi, ataupun mereka berserikat dalam penciptaan langit? Ataukah Kami telah memberikan Kitab kepada mereka, lalu mereka mendapatkan keterangan-keterangan yang jelas daripadanya? Bahkan orang-orang zalim itu tidak menjanikan sebahagian terhadap sebahagian yang lain melainkan tipu daya. (QS. Faathir : 40)
Lapisan air mata sendiri terdiri dari tiga lapisan yaitu : Lapisan minyak, Lapisan air dan Lapisan Lendir. Lapisan minyak merupakan lapisan terluar yang dihasilkan oleh kelenjar-kelenjar kecil pada pinggir kelopak mata yang bernama kelenjar Meibom. Fungsi dari lapisan minyak ini adalah untuk melicinkan permukaan mata dan mengurangi penguapan air mata.
Lapisan minyak merupakan lapisan terluar yang dihasilkan oleh kelenjar-kelenjar kecil pada pinggir kelopak mata yang bernama kelenjar Meibom. Fungsi dari lapisan minyak ini adalah untuk melicinkan permukaan mata dan mengurangi penguapan air mata. Lapisan minyak merupakan lapisan terluar yang dihasilkan. Lapisan air merupakan lapisan tengah yang dihasilkan oleh sel sel yang tersebar pada konjungtiva (selaput bening mata). Lapisan ini berfungsi membersihkan mata dan mengeluarkan benda-benda asing ataupun iritan yang masuk ke dalam mata. Lapisan terdalam adalah lapisan lendir. Lapisan ini membantu agar air mata tersebar rata pada permukaan mata dan membantu agar mata tetap lembab.
Pada sebagian orang, ternyata air mata tidak tersedia dalam jumlah yang cukup untuk menjaga agar mata tetap lembab dan nyaman. Pada orang-orang ini akan dirasakan gejala seperti mata panas, nyeri, berlendir, dan mudah teriritasi.
Pengurangan jumlah air mata ini dapat disebabkan oleh meningkatnya usia, terutama setelah menopause. Mata kering dapat pula terjadi berkaitan dengan penyakit radang sendi. Selain itu, mata kering dapat juga disebabkan oleh penggunaan berbagai obat seperti obat-obatan hipertensi, obat-obatan KB maupun obat anti alergi
Nah, dasar dari penanggulangan mata kering ini adalah pemberian air mata buatan. Tetes air mata buatan ini dapat digunakan sebagai pelumas mata dan menggantikan lapisan air mata yang hilang. Air mata buatan ini dapat dipakai sesering mungkin bergantung pada gejala yang dirasakan.
Pada penderita yang derajat mata keringnya lebih parah, dapat dilakukan penyumbatan pada saluran air mata, sehingga air mata tidak keluar melalui saluran ini dan mata lebih lembab. Bagi para pengguna komputer, karena pancaran radiasi komputer dan akomodasi berlebihan karena komputer, disarankan untuk menetesi mata dengan air mata buatan setiap 4-5 jam sekali dan melakukan RULES OF 20
Apa itu RULES of 20?
Yaitu setiap 20 menit dihadapan komputer, pejamkan mata selama 20 detik atau lemparkan pandangan ke arah jauh (minimal 20 feet) .Hal ini untuk memberi kesempatan pada otot mata agar istirahat dari akomodasinya, dan juga memberi kesempatan berkedip ( menutup mata) agar lapisan air mata dapat terbentuk.
Dokter akan mendeteksi kekeringan air mata ini dengan berbagai macam tes dan alat. Pada stadium awal, penyakit mata kering (DRY EYE SYNDROME) ini sama sekali tidak berbahaya, namun pada fase yang lanjut (sangat kering) dapat menimbulkan kerusakan serius di bola mata.
Jumat, 08 Agustus 2008
Isyarat Stres Dari Kulit, Rambut & Kuku
| ||
| “Stres dapat mempengaruhi kondisi kulit dan menimbulkan kondisi yang akan membuat seseorang bertambah stres. Belajar menghadapi efek stres di kulit Anda dapat mengurangi stres yang Anda alami,” ujar Dr. Flor. | ||
| ||
| Stres dan rambut Ada banyak alasan mengapa rambut bisa rontok. Namun, Dr. Flor lebih percaya, stres adalah penyebab utama kerontokan rambut yang tiba-tiba. Penjelasannya adalah ketika seseorang stres, rambut masuk dalam fase telogen (rambut rontok). Telogen effluvium adalah fase rambut rontok normal yang muncul dalam 3 bulan setelah sebuah kejadian yang membuat seseorang stres. Namun rambut akan tumbuh lagi dalam waktu 6 – 9 bulan. Dr. Flor menjelaskan meski kondisi ini normal, namun sebaiknya tetap diperiksakan oleh dermatologist untuk pemeriksaan lebih teliti. “Saya bisa meminta pasien untuk tidak melakukan diet ketat karena kurangnya nutrisi dan penurunan berat badan yang drastis dapat membuat kerontokkan rambut,” kata Dr. Flor. | ||
| Stres dan kuku Beberapa orang ketika stres memiliki kebiasaan yang akhirnya mempengaruhi kondisi kuku mereka, seperti menggigit kuku atau menggosok jari-jari mereka ke kuku ibu jari. Akibat dari kebiasaan ini dapat menciptakan permukaan tidak rata pada kuku dan kerusakan pada lapisan luar kuku. Selain itu, efek stres lainya adalah kuku yang mudah robek. | ||
| ||
| ||
|
4 Tips Less Stress For Working Mom
| ||
| ||
| Buat jadwal Anda fleksibel | ||
| Tentukan perspektif Anda! | ||
| ||
|
6 Cara Memulai Hari Penuh Semangat
| |||
Mendengarkan Musik Terapi musik sudah dikenal dapat mengurangi stres dan berefek positif pada kesehatan. Tidak perlu seorang ahli untuk bisa mendapatkan terapi musik ini. Cukup dengarkan musik favorit dari mp3 player atau ipod. Musik akan memberikan energi positif dan ketenangan psikologis. Musik juga bisa mendukung gaya hidup sehat. Misal: Musik tenang mendorong Anda untuk melakukan meditasi, yoga. Atau musik yang sedikit nge-beat menstimulasi Anda untuk berolahraga. Mandi Air HangatMandi dengan air panas membuat otot-otot relaks, dan Anda bisa melakukan sedikit gerakan streching agar tubuh tidak kaku. Streching dapat melemaskan otot-otot yang tegang dan memungkinkan Anda untuk memulai hari lebih relaks dan tenang. Tentu saja, jika merasa tenang, Anda sanggup mengatasi masalah yang datang hari ini. | |||
| |||
|
Minum secangkir teh hangat terutama teh hijau yang kaya kandungan antioksidan, akan membuat Anda terasa lebih segar. Hal ini disebabkan karena antioksidan merawat sel tubuh sehingga selalu sehat. Menulis Jurnal Menulis jurnal atau blog memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan manajemen stres. Menuliskan peristiwa yang Anda alami setiap hari dapat meningkatan kualitas diri karena membantu Anda lebih fokus, mengolah emosi dan membantu Anda untuk mengatasi masalah yang Anda hadapi. | |||
| |||
Yoga Mungkin Anda sudah mengenal manfaat Yoga. Teknik pernapasan yoga yang menggunakan diafragma, dan meditasi; bertujuan untuk memperoleh tubuh sehat dan ketenangan pikiran. Awali pagi Anda dengan beberapa gerakan Yoga. |
Selasa, 05 Agustus 2008
7 Tanaman Pengusir Malaria
1. ANUMA
Daunnya berbentuk oval, lonjong, panjang sekitar 10-18 cm dan lebar 5-15 cm. Ujung runcing, pangkal tumpul, tepi beringgir, dan warna hijau atau ada pula ungu kehijauan. Batangnya tegak, bulat persegi, dan berwarna hijau kecokelatan. Daun atau seluruh bagian tanaman mengandung saponin, flavonoida, polyfenol, dan minyak atsiri.
Kegunaan anuma, selain sebagai obat demam, juga dipakai untuk obat malaria. Sediakan daun anuma segar sebanyak 60 gram, cuci bersih, lalu rebus dalam 400 ml air. Biarkan mendidih selama 10-15 menit. Saring, dan setelah dingin diminum. Lakukan sehari 2 kali pagi dan sore.
2. BROTOWALI

Dibutuhkan tigaperempat jari batang brotowali segar. Potong batang seperlunya lalu rebus di dalam 4,5 gelas minum air. Biarkan mendidih hingga sisanya tinggal separuh. Air rebusan disaring, tambahkan pemanis gula. Saban hari, penderita malaria dianjurkan menenggak tiga kali, dan masing-masing tigaperempat gelas minum.
3. JOHAR
Lazimnya pohon johar ditanam di tepi-tepi jalan sebagai pohon perindang. Tingginya bisa mencapai 15 meter dengan batang berdiameter 40-50 cm. Bunganya berbentuk malai, warna kuning. Kayunya termasuk kuat dan awet.
Untuk menggunakannya dalam pengobatan malaria digunakan tigaperempat genggam daun johar segar. Silakan direbus di dalam 3 gelas air, hingga rebusannya tersisa tigaperempatnya. Saring dan diminum 3 kali sehari, masing-masing tigaperempat gelas.
4. MENIRAN

Meniran termasuk tumbuhan berbatang basah, tingginya sampai 45 cm, bunganya berseling, tumbuh pada ketiak daun. Buahnya kotak, bentuknya bulat-bulat seperti menir. Daunnya bersirip genap. Daun tersebut mengandung zat-zat seperti filantin, kalium, damar, dan zat samak.Untuk mengobati malaria, siapkan setengah genggam daun meniran, cuci bersih lalu rebus dengan air bersih sebanyak 3 gelas. Biarkan mendidih hingga tinggal tigaperempat bagian. Sesudah dingin, saring lantas minum 3 kali sehari sebanyak tigaperempat gelas. Bila perlu tambahkan sedikit madu.
Resep lainnya, sediakan 7 batang lengkap tanaman meniran, 5 biji bunga cengkeh kering, dan 1 potong kayu manis. Semuanya dicuci bersih, lalu ditumbuk halus dan direbus dengan 2 gelas air bersih sampai mendidih. Saringlah, lalu silakan diminum 2 kali sehari pagi dan sore.
5. PEPAYA

Untuk mengobati malaria, ambil daun pepaya agak muda dan masih segar sebanyak setengah gelas minum. Cuci bersih lalu giling sampai halus, tambahkan tigaperempat cangkir air masak dan sedikit garam. Peras, lalu saring dan minum 3 kali sehari.
6. PULAI
Pohon pulai mengandung banyak getah berwarna putih yang sangat pahit. Pada kulit batangnya terdapat kandungan saponin, flavonoida, dan polifenol. Untuk mengatasi malaria, sediakan 3 jari kulit pulai, cuci dan potong-potong seperlunya. Lantas rebus dengan 5 gelas minum air bersih. Biarkan mendidih sampai setengahnya. Sesudah dingin, saring lalu minum 3 kali sehari masing-masing tigaperempat gelas. Jika perlu, boleh ditambah sedikit gula agar tidak terlalu pahit.
7. SAMBILOTO
Tanaman ini mengandung panikulin dan zat-zat pahit (andrografin, andrografoloid). Khusus daunnya mengandung zat minyak terbang, garam-kalium dan natrium, kalmegin, dan hablur kuning (sangat pahit).
Agar malaria segera pergi, siapkan setengah genggam daun sambiloto segar. Cuci bersih lalu rebus dengan 3 gelas air bersih. Tunggu mendidih sampai tinggal seperempat bagian. Setelah dingin, saring dan minum 3 kali sehari masing-masing tigaperempat gelas.
Senin, 04 Agustus 2008
KTSP Membuat Guru Kreatif
Jumat, 25 Juli 2008
Kata Mutiara

Semakin Anda memahami lebih banyak tentang dunia di sekitar Anda, semakin bergairah dan penasaran terhadap kenyataan hidup dalam hidup Anda.
Gairah adalah salah satu elemen pokok yang meringankan upaya dan mengubah kegiatan-kegiatan yang biasa-biasa saja menjadi suatu pekerjaan yang dapat dinikmati.
Semakin besar “Mengapa” Anda akan semakin besar energi yang mendorong Anda untuk meraih sukses.
Mimpi tidak hanya membantu Anda berhadapan dengan kegagalan, tetapi mereka juga memotivasi Anda secara konstan.
Mimpi masa kini adalah kenyataan hari esok.
Anda bisa, jika Anda berpikir bisa, selama akal mengatakan bisa. Batasan apakah sesuatu masuk akal atau tidak, kita lihat saja orang lain, jika orang lain telah melakukannya atau telah mencapai impiannya, maka impian tersebut adalah masuk akal.
Menuliskan tujuan akan sangat membantu dalam menjaga alasan melakukan sesuatu.
Apakah kita bisa untuk mengemban misi kita? Insya Allah kita bisa, karena Allah Mahatahu, Allah tahu sampai dimana potensi dan kemampuan kita. Jika kita tidak merasa mampu berarti kita belum benar-benar mengoptimalkan potensi kita.
Jika target obsesi itu baik, maka memiliki obsesi bukan hanya baik, tetapi harus. Karena motivasi dari sebuah obsesi sangat kuat.
Untuk menjadi sukses, Anda harus memutuskan dengan tepat apa yang Anda inginkan, tuliskan dan kemudian buatlah sebuah rencana untuk mencapainya.
Bisakah kita meraih sukses yang lebih besar lagi?
Merumuskan Visi dan Misi adalah salah satu bentuk dalam mengambil keputusan, bahkan pengambilan keputusan yang cukup fundamental. Visi dan Misi Anda akan menjiwai segala
gerak dan tindakan di masa datang.
Jangan takut dengan gagalnya meraih visi, kegagalan meraih visi sebenarnya bukan suatu kegagalan, tetapi merupakan keberhasilan yang Anda tempuh meski tidak sepenuhnya.
Visi itulah yang akan menuntun perjalanan hidup Anda.
Menciptakan kebiasaan baru adalah salah satu dari kunci sukses. Jika anda ingin sukses Anda harus mulai menciptakan kebiasaan-kebiasaan yang akan membawa Anda kepada kesuksesan.
Jika Anda ingin menang— dalam bisnis, karir, pendidikan, olah raga, dsb— maka Anda harus memiliki kebiasaan-kebiasaan seorang pemenang pula.
Jika Anda ingin suatu kehidupan yang berbeda, buatlah keputusan yang berbeda juga.
Tengoklah kembali perjalanan Anda saat ini, akan menuju kemana? Apakah ke arah yang lebih baik, atau ke arah yang lebih buruk, atau tetap saja seperti saat ini? Tetapkanlah sebuah putusan dan jalanilah menuju konsekuensinya.
Potensial pilihan Anda begitu melimpah, keputusan Anda dapat saja merubah hidup Anda secara dramatis dalam waktu singkat.
Hanya satu motivasi yang ada, yaitu Allah. Adapun motivasi lainnya harus dalam rangka “karena dan/atau untuk” Allah.
Cinta terbesar dan cinta hakiki bagi orang yang beriman ialah cinta kepada Allah. Sehingga cinta kepada Allah-lah yang seharusnya menjadi motivator terbesar dan tidak terbatas.
Sukses yang sudah Anda alami di masa lalu akan membantu untuk memotivasi Anda di masa yang akan datang.
Jika Allah yang menjadi tujuan, kenapa harus dikalahkan oleh rintangan-rintangan yang kecil di hadapan Allah? Jika mencari nafkah merupakan ibadah, semakin kerja keras kita, insya Allah semakin besar pahala yang akan diberikan oleh Allah. Jika nafkah yang didapat merupakan bekal untuk beribadah, maka semakin banyak nafkah yang didapat, semakin banyak ibadah yang bisa dilakukan.
Uang + Ahklaqul Karimah akan menjadi modal yang sangat berharga baik untuk Anda sendiri, maupun untuk kemajuan Umat Islam. Kejarlah keduanya.
Jika niat sudah terpancang karena Allah, tidak akan ada halangan yang bisa menghentikan seseorang melakukan sesuatu. Niat karena Allah ialah motivator yang utama dan seharusnya menjadi satu-satunya motivator kita.
Jangan sampai kita terlena untuk memenuhi kekayaan duniawi yang sifatnya hanya sementara saja, hingga kita lupa akan tugas kita yang sesungguhnya di dunia ini yaitu mengumpulkan perbekalan untuk menuju kampung akhirat yang kekal. Jadi perkayalah diri Anda baik dengan materi maupun dengan ruhani, dan bagikan kekayaan tersebut kepada orang-orang yang ada disekitar Anda, terutama yang lebih membutuhkan.
Ada peluang dan ancaman dibalik harta yang kita miliki.
Tindakan kita akan mengacu kepada apa yang ada dalam pikiran kita.
Jangan terpaku dengan asumsi dan persepsi sendiri, karena bisa salah. Cobalah mulai membuka pikiran Anda terhadap pikiran orang lain, tentu saja dengan filter nilai-nilai yang Anda anut.
Seperti perkelahian orang yang kecil dengan orang yang besar, jika mengadu tenaga atau kekuatan tentu saja si kecil akan kalah, tetapi dengan kecerdikan, si besar bisa dikalahkan.
Sudahkah Anda melihat dan meneliti apa yang sudah Anda lakukan dan membuat rencana ke depan agar lebih baik?
Proyek besar tidak bisa diselesaikan sekaligus, tetapi harus dibagi-bagi kebagian yang kecil dan dapat dikendalikan.
Anda hanya memerlukan rencana yang sederhana dan tetap sederhana, yang penting Anda konsisten menjalankannya.
Dua hal yang perlu Anda ketahui sebelum memulai bisnis, pertama ketahuilah bahwa bisnis itu tidak mudah, kedua bekali diri Anda dengan sikap dan keterampilan yang memadai. Tetapi yakinlah bahwa Anda bisa.
Rencana adalah jembatan menuju mimpimu, jika tidak membuat rencana berarti tidak memiliki pijakan langkahmu menuju apa yang kamu cita-citakan.
Putuskan apa yang Anda inginkan, kemudian tulislah sebuah rencana, maka Anda akan menemukan kehidupan yang lebih mudah dibanding dengan sebelumnya.
Rencana memberikan arah langkah Anda.
Kunci pengelolaan waktu yang efektif: mengeset prioritas dan konsentrasi pada satu pekerjaan pada satu waktu.
Untuk mencapai puncak, Anda harus melalui anak tangga dan terus menerus naik, maka Anda akan mencapai puncak yang Anda inginkan.
Jika sukses merupakan akibat, tentu saja ada sebabnya. Jadi langkah pertama jika Anda ingin sukses ialah dengan mengetahui terlebih dahulu sebab-sebab yang membuat orang lain sukses.
Apa yang membedakan Anda dengan orang lain yang sukses? Jawabannya karena Anda tidak mengerjakan apa yang orang sukses kerjakan.
Segala sesuatu yang kita kejar selalu menuntut bayaran. Hal yang paling umum yang diperlukan saat mengejar cita-cita ialah mengganggu zona nyaman.
Suatu saat mungkin Anda merasa dunia ini bau terasi, kemana pun Anda pergi bau terasi selalu tercium. Sebelum Anda memutuskan bahwa dunia ini penuh dengan terasi, periksalah diri Anda mungkin ada terasi pada kumis atau pakaian Anda.
Untuk mengubah sikap, ternyata tergantung pada diri Anda sendiri.
Menghilangkan sifat dengki pada diri kita akan membantu kita menuju kesuksesan baik dunia maupun akhirat.
Dengan disiplin bukan saja kita tidak mendapatkan sangsi, tetapi dengan disiplin kita akan meraih sukses, terhindar (insya Allah) dari kecelakaan, dan disiplin juga adalah ibadah.
Bermimpilah, buatlah tujuan dari mimpi Anda, buatlah rencana, lakukan rencana, dan capailah mimpi Anda.
Mungkin saja di tempat lain rezeki Anda sudah menunggu.
Jika Anda mempunyai misi mulia, jangan takut untuk gagal, bukan hasil yang akan dinilai, tetapi usaha Anda untuk mencapainya.
Jika kegagalan menghampiri Anda bukan berarti Anda harus menyerah, tetapi cari jalan lain, kemudian kerjakan lagi. Sekali lagi, jangan cepat menyerah.
Menyerah adalah salah satu cara untuk gagal.
Jangan lupakan kegagalan, tetapi ambilah hikmahnya.
Lupakan kekecewaan, karena harapan dimasa depan masih terbentang luas dan begitu cerah.
Jika sudah tidak ada harapan, cobalah jalan yang lain. Masih banyak jalan lain yang bisa membawa Anda menuju kesuksesan.
Anda telah mendapatkan sesuatu yang berharga pada kegagalan sebelumnya, sehingga kini Anda telah lebih bijaksana, lebih berpengalaman, dan lebih terampil.
Diantara ribuan peluang dan kesempatan, di sana ada kesuksesan, namun dikelilingi dengan kegagalan. Ambil kesempatan dan peluang tersebut, biarkan Anda gagal dalam proses menemukan kesuksesan tersebut.
Setiap kegagalan yang Anda buat adalah anak tangga Anda menuju puncak, yaitu sukses. Setiap kegagalan yang Anda temukan, memberikan arah yang jelas menuju sukses.
Kegagalan:
- dapat memberikan kekuatan
- ladang mendapatkan pahala
- dapat menggali potensi Anda
- mengembangkan kreatifitas Anda.
Apabila apa yang sudah Anda rencanakan dan Anda mimpikan tidak terwujud dengan sukses, maka langkah yang paling baik Anda ambil adalah bertawakal pada Allah SWT
Jadi, berharaplah banyak, tetapi jangan kecewa jika gagal.
Kecewa atau tidak, semua tergantung Anda, tergantung bagaimana Anda menyikapi kegagalan. Berharap sedikit hanya akan menghambat Anda mengoptimalkan potensi Anda.
Lebih banyak Anda mencoba, akan mendekatkan Anda kepada sukses, meskipun Anda akan mengalami banyak kegagalan.
Namun cuma itulah yang kita diperlukan, karena kita sering tidak tahu mana yang akan berhasil.
Kebahagian yang didapatkan oleh orang yang menghindari kekecewaan adalah kebahagian yang semu, dia bukan bahagia tetapi hanya tidak kecewa saja.
Banyak perusahaan yang dimulai dengan modal besar bangkrut, sebaliknya bisnis dengan modal kecil banyak yang berhasil. Jadi bukan uang yang menentukan keberhasilan Anda!
Ubahlah sudut pandang Anda terhadap kegagalan, maka Anda tidak akan kecewa terhadap kegagalan yang Anda alami, setidaknya kekecewaan Anda akan sedikit atau sementara saja.
Allah SWT mungkin memberikan ujian berupa kegagalan dan kehilangan kepada kita untuk mengajarkan hikmah kepada kita.
Mungkin, kegagalan, masalah, dan lingkungan yang tidak menyenangkan adalah sebagian dari skenario Allah SWT dalam membina diri kita.
Jangan hiraukan opini negatif Anda, bentuklah kebiasaan beraksi agresif dan positif terhadap ancaman, masalah, dan kegagalan. Fokuskan diri Anda pada sasaran akhirnya, terlepas apapun yang terjadi saat ini.
Jika sikap kita benar, pengalaman mengecewakan akan memberikan hikmah yang membuat kita bahagia.
Mari kita sama-sama belajar kepada pengalaman. Bukan saja pengalaman diri kita saja, tetapi kita juga bisa belajar pada pengalaman orang lain. Pengalaman adalah guru yang bijak.
Ketekunan dan kesabaran jika digabungkan menjadi modal yang sangat besar untuk meraih sukses.
Keberhasilan Anda adalah ditentukan oleh Anda sendiri dan takdir Allah SWT. Bukan oleh orang lain.
Ketimbang tersinggung dengan ejekan dan kritikan, akan lebih baik jika kita malah mengambil manfaatnya. Kadang ejekan dari musuh lebih jujur dari pada pujian seorang teman.
Para pemenang mangambil tanggung jawab terhadap hidupnya. Mereka tidak pernah menyalahkan orang lain atau pun lingkungan. Mereka tidak suka mencari-cari alasan terhadap kegagalan mereka.
Dengan hidup di atas garis, kita tidak akan mandeg dengan alasan kondisi atau apa pun yang terjadi pada diri kita. Hidup kita akan lebih hidup. Kita akan bergairah dan memiliki determinasi yang tinggi dalam mencapai cita-cita kita.
Orang yang biasa berdalih tidak akan mengambil pelajaran dari kesalahan dan kegagalan, kerena dia sudah siap untuk berdalih lagi.
Tidak akan ada keberhasilan tanpa tindakan. Tidak akan tindakan tanpa keberanian. Jadi tidak akan keberhasilan tanpa keberanian. Sukses sejalan dengan keberanian.
Jika wawasan Anda akan semakin luas, Anda akan menemukan jalan-jalan baru untuk meraih sukses. Insya Allah dalam waktu yang tidak lama ketakutan pada diri Anda akan hilang.
Jangan takut menambah saingan dengan membina orang lain, rezeki Allah begitu melimpah di bumi ini. Dan Allah telah menetapkan rezeki bagi setiap makhluk-Nya bahkan hewan melata sekalipun.
Ketakutan-ketakutan akan membatasi Anda untuk melakukan berbagai hal yang sangat berarti bagi Anda.
Mulailah sekarang juga untuk melangkah, menuju tujuan Anda meskipun selangkah demi selangkah tetapi akan membawa Anda ke tujuan, asal arah yang Anda tempuh benar.
Mimpi memang sangat perlu untuk memelihara gairah hidup dan kemajuan, tetapi mimpi tanpa disertai tindakan hanyalah seperti pepesan kosong belaka.
Aplikasi atau tindakanlah yang membuat orang sukses, tentu saja setelah mimpi yang tinggi dan ilmu yang mencukupi.
Bagaimanapun mimpi yang bernilai tinggi otomatis memerlukan pengorbanan yang tinggi pula dan kerja yang terfokus.
Diam tidak pasti, bertindak tidak pasti, kalau begitu mendingan kita bertindak.
Semakin berkerja keras kita, semakin beruntung kita. Apalagi jika niat kita lurus, tidak ada kerja keras kita yang sia-sia. Allah Mahatahu, sehingga pasti akan tahu apa yang terbaik bagi kita, termasuk mungkin kita harus lebih banyak berusaha.
Sedetik waktu terlewat, tidak akan pernah bisa kembali. Maka jangan sia-siakan waktu yang kita miliki.
Sesungguhnya waktu adalah hidup, dan hidup sendiri adalah menjalani waktu. Sejauh mana Anda menghargai waktu, berarti sejauh itulah Anda menghargai hidup Anda.
Bekerjalah sebaik mungkin, pikirkan berbagai kemungkinan yang terjadi, sehingga jika kemungkinan tersebut datang kita sudah siap. Bisa saja esok akan lebih sulit.
Ketidakpastian selalu menyertai kita, jangan lari, percuma. Yang perlu dilakukan ialah gunakanlah kreatifitas Anda untuk mencari solusi-solusi baru dan tetaplah semangat untuk
mengaplikasikan solusi-solusi tersebut.
Mungkin saja setiap masalah dan tantangan yang kita anggap sulit itu masih ada solusinya, namun belum terpikirkan oleh kita.
Hindarilah membatasi diri Anda, pikiran-pikiran Anda, atau mimpi-mimpi Anda, sebab, apa yang kita lakukan atau apa yang kita buat esok hari tidak pernah terpikirkan hari ini.
Manusia sudah diberi kemampuan untuk berkreasi.
Tidak ada waktu yang lebih baik selain sekarang untuk memulai hidup yang baik. Anda tidak perlu untuk menciptakan ulang kehidupan anda di waktu yang sudah lewat. Mulailah meskipun hanya dengan satu langkah, yang penting anda memulai, jangan ditunda untuk besok.
Jika Anda ingin beruntung, persiapkan diri Anda dengan membina sikap Anda dan membekali diri dengan berbagai keterampilan yang memadai.
Anak bebek akan bertingkah seperti ayam saat menganggap dirinya ayam. Sebaliknya anak bebek bertingkah laku sebagai mana bebek lainnya saat dia sadar kalau dia itu bebek. Fenomena ini juga berlaku pada manusia, dia akan bertingkah sesuai dengan anggapan pada dirinya sendiri.
Sekali kita underestimate terhadap diri sendiri, kita akan rugi, karena potensi kita akan terkungkung oleh batas yang terlalu sempit dibandingkan dengan batas yang sebenarnya.
Cacat atau kekurangan lainnya mem ang akan membatasi kebebasan kita di suatu sisi. Namun kebebasan itu banyak dan bermacam-macam, jika salah satu kebebasan kita terpenjara,
kita masih bisa mencari kebebasan yang lainnya.
Jangan menganggap diri kita tidak mampu sebelum mencoba, belajar, dan berlatih.
Kita memiliki keunikan masing-masing yang dapat menjadi keunggulan kita masing-masing.
Jika Anda belum merasa memiliki keunggulan saat ini, mungkin Anda belum memiliki semangat yang tinggi dan motivasi yang kuat dalam rangka menggali potensi Anda. Untuk meraih keunggulan lebih tinggi kita memerlukan bantuan orang lain.
Dalam mengahadapi perubahan dan untuk menjadi manusia unggul ada satu jalan yang tidak boleh tidak harus kita lakukan, yaitu selalu memperbaiki diri terus-menerus.
Allah SWT memerintahkan kita untuk mau berpikir tentang penciptaan-Nya yang begitu menakjubkan, rumit, dan kompleks. Namun semua itu telah Allah SWT tundukan untuk kita. Ini sebagai tanda bahwa manusia memiliki kemampuan (dari Allah) untuk menundukan apa yang ada di langit dan di bumi.
Mengevaluasi apa yang kita lakukan dan semua pencapaian kita. Apapun hasilnya akan menjadi fondasi kuat untuk kehidupan kita dimasa mendatang yang lebih baik.
Lalui kesulitan dan betakwalah, maka kemudahan pun akan datang.
Selasa, 22 Juli 2008
Memandang dengan hati
Hari itu, Abdullah bin Mas’ud masuk ke rumah Rasulullah. Sebuah ruangan yang lebih layak disebut bilik kecil, di sisi Masjid Nabawi. Terlihat olehnya Rasulullah sedang lelap dalam tidurnya. Dalam ruangan yang sangat sederhana itu, Rasulullah tidur begitu saja. Hanya beralaskan tikar kasar. Tidak ada kasur, tidak juga tumpukan batal yang nyaman dan menenangkan.
Tak lama Rasul pun terbangun. Nampak di pipinya garis-garis tikar yang membekas jelas. Seorang Rasul mulia, manusia pilihan, tidur hanya dengan tikar kasar, yang lantas mengguratkan garis-garis di pipinya.
Melihat kondisi Rasulullah seperti itu, Abdullah bin Mas’ud sangat terharu. Hingga akhirnya, ia tak kuasa membendung air matanya. Abdullah bin Mas’ud menangis. Segera ia mendekati Rasulullah, lalu menghapus debu yang menempel di pipinya yang mulia.
Melihat Abdullah bin Mas’ud menangis, Rasulullah bertanya, "Wahai Abdullah, apa yang engkau tangisi?" Abdullah bin Mas’ud menjawab, "Ya Rasulullah, aku teringat kemewahan para kaisar Persia dan Romawi. Mereka tidur di atas hamparan sutra yang lembut." Ya, itulah jawaban Abdullah. Itulah yang menyebabkan Abdullah bin Mas’ud menangis. Rasul mulia yang membawa agama kebenaran, membawa wahyu dari langit, tidur di ruangan sempit dengan alas apa adanya. Sementara itu, para pembesar-pembesar Persia dan Romawi yang kafir dan memusuhi Islam, bisa tidur dalam segala kemewahan.
Mendengar jawaban Abdullah bin Mas’ud itu, Rasulullah pun berusaha menghibur Abdullah. Rasulullah mengatakan, "Tidakkah engkau rela mereka memiliki dunia ini. Sedangkan kita memiliki akhirat? Aku dan dunia ini ibarat seseorang yang berjalan di bawah terik matahari. Kemudian ia berteduh di bawah pohon. Ketika hari sudah teduh kembali, ia pun harus pergi."
Begitulah, tangisan Abdullah adalah tangis keimanan. Tangis yang mengalir dari mata air cinta kepada Rasul. Sesuatu yang merupakan bagian penting dari keseluruhan serat-serat cinta seorang mukmin, setelah cintanya kepada Allah SWT. Itu adalah tangis kepedihan, atas ‘ketidakmengertian’ dunia akan arti dan harga sebuah kemuliaan. Bahwa semestinya, para pengikut kekafiran, yang berlomba-lomba sekuat tenaga untuk menghalangi kebenaran, yang berusaha dengan segala daya untuk memadamkan cahaya iman, atau para penyebar kebusukan dan keculasan dalam segala bentuknya, semestinya mereka tak menikmati gemerlap dunia ini. Sebaliknya, Rasul mulia yang membimbing manusia meninggalkan kegelapan menuju cahaya Islam yang terang, semestinya mendapat kesenangan dunia yang layak.
Tetapi tangisan Abdullah bukan ratapan akan kemewahan dunia yang seakan tak berpihak kepada Rasul junjungannya, atau juga kepada dirinya. Tidak. Ia tahu betul bagaimana memaknai imannya kepada Allah, juga kepada Rasul-Nya. Tetapi di sinilah kita menyaksikan, bahwa sisi-sisi kemanusiaan seorang Abdullah muncul dan mengalirkan gelombang rasa gundah yang sangat alami. Apa yang dilihatnya dengan mata kepalanya, tentang tidur Rasulullah yang sangat bersahaja, juga tentang goresan-goresan bekas tikar itu, adalah obyek penglihatan mata yang sangat kontras. Sebuah pandangan yang seketika menghentak sisi kemanusiaan Abdullah.
Pada sisi inilah sebuah pelajaran penting harus dicerna oleh setiap mukmin. Betapa akan banyak saat-saat dimana sisi kemanusiaan kita dihentak-hentakkan oleh fakta-fakta kehidupan yang terasa aneh, ganjil, dan menyesakkan. Seperti keanehan dan keganjilan yang dirasakan Abdullah itu. Di sisi lain, tangisan Abdullah, menjadi semacam perlambang, betapa tidak mudah bagi sisi-sisi manusiawi setiap orang, bahkan juga seorang mukmin, untuk menerima ganjilnya pemihakan dunia kepada orang-orang yang bejat. Tetapi sekejap gundah dan tangisnya, adalah sehampar pelajaran bagi orang-orang beriman sesudahnya. Betapa bila kita mengukur hidup ini dengan timbangan dunia, akan banyak hal-hal yang sangat menyesakkan.
Semua itu bahkan sangat akrab dalam keseharian kita. Sangat dekat dengan sekitar kita, terlebih hari-hari ini. Lihatlah bagaimana orang-orang yang benar justru diinjak dan dihinakan. Sebaliknya, para penjahat dan manusia-manusia kotor justru berkoar-koar bak manusia-manusia suci, diacungkan kepada mereka segala simbol penghormatan. Lihatlah, bagaimana keadilan sangat tidak berpihak kepada orang-orang yang punya hak. Lihatlah bagaimana orang-orang yang hidupnya sangat hitam, berlumur darah orang-orang yang tak berdosa, justru bisa ditampilkan menjadi sosok-sosok pahlawan yang bertaburan sanjungan dan puji-pujian. Rasulullah pernah menjelaskan tentang hari-hari yang sulit sepeninggalnya kelak. Yaitu hari-hari ketika orang-orang yang benar didustakan, dan orang-orang dusta dibenarkan.
Maka, gemerlap dunia membutuhkan penyikapan yang arif, tidak hanya dengan menggunakan sisi-sisi kemanusiaan semata. Dibutuhkan mata hati, dan tidak sekadar mata kepala. Dibutuhkan ketajaman iman, dan tidak semata kalkulasi duniawi.
Seperti itulah yang kemudian dijelaskan Rasulullah kepada Abdullah. Jawaban Rasulullah tidak saja menyejukkan dan menghapus kegundahan Abdullah. Jawaban itu sekaligus menjadi pakem-pakem penting tentang bagaimana ketimpangan dunia mendapatkan jawaban yang sangat tuntas dan paripurna. Jawaban Rasulullah sekali lagi adalah jawaban tentang bagaimana sesuatu yang secara lahiriyah aneh dan ganjil, bisa jadi sesungguhnya secara substansial betul-betul adil. Bagaimana sesuatu yang secara mata telanjang terlihat pahit, boleh jadi sesungguhnya itu adalah benih-benih bagi akhir yang manis dan kesudahaan yang membahagiakan. Itulah jawaban iman. Dibutuhkan mata hati yang mampu menembus dinding-dinding fisik duniawi, untuk bisa mendapatkan jawaban seperti itu.
Jawaban Rasulullah lebih jauh memberi kata kunci, agar seorang mukmin tidak silau dengan dunia. Tidak terpukau oleh gemerlap kehidupan. Karena seorang mukmin punya pengharapan yang lain. Pengharapan akan kampung akhirat. Bila dunia menghampirinya, ia tidak terperdaya, tidak pula gampang tertipu. Sebaliknya, bila dunia tidak singgah pada kehidupannya, ia pun tak lantas putus asa, apalagi berulah yang bukan-bukan.
Tentu, tidak mudah menerima dengan tabah ‘ketimpangan’ itu, lalu membalikkannya menjadi penghibur hati dan penyubur bagi cahaya iman. Karenanya, kuncinya ada pada kemampuan memandang. Seperti jawaban Rasulullah itu, yang menegaskan betapa setiap mukmin, harus memiliki kemampuan melihat segala sesuatu dari sudut pandang yang lain, tidak saja dari sisi lahiriyah saja. Kita harus bisa melihat apa yang sesungguhnya ada di balik segala yang nyata itu. Dunia yang mewah dan gemerlap ini memang sangat memukau. Tetapi mata iman melihatnya tak lebih dari tempat berteduh sesaat, dari panas matahari, bagi sebuah perjalanan panjang yang melelahkan.
Memandang sangat jauh sama artinya dengan menghindarkan jiwa-jiwa kita dari sikap mudah silau. Menjauhkan jiwa dari mental cepat terpukau oleh apa yang ada di depan mata ini. Sebuah aksioma menarik pernah disampaikan oleh Rasulullah, dalam khutbahnya pada musim haji. Di antara penggalan khutbahnya itu ia mengatakan, "Tidak ada kemuliaan bagi orang-orang Arab atas orang bukan Arab kecuali dengan takwa." Lalu, Rasulullah menambahkan, "Sesungguhnya seluruh manusia itu keturunan Adam, sedang Adam diciptakan dari tanah."
Inilah yang disebut dengan memandang lebih jauh. Memandang melebihi batas yang nampak oleh mata. Memandang diri manusia, melebihi batasnya sebagai manusia yang menyilaukan. Lalu menyadari, bahwa di balik itu semua ada unsur tanah, yang tidak istimewa. Bahwa hanya takwa yang membuat ‘makhluk-makhluk tanah’ itu menjadi berharga dan berbeda nilainya.
Kemampuan memandang jauh, melihat melebihi batas, dan memahami seperti itu akan memberikan kita sumber kekuatan yang tidak pernah habis. Kekuatan yang akan menjadi pengendali utama segala tindak laku kita. Sehingga kita bisa berjalan dalam koridor yang benar.
Akhirnya, di jaman yang ramai oleh peradaban lisptik dan budaya imitasi seperti saat ini, alangkah perlunya kita memiliki mata hati yang tajam, yang mampu memandang jauh, lebih jauh, dan sangat jauh. Alangkah pentingnya kita memiliki cahaya iman, yang mampu menembus batas-batas fakta duniawi. Agar waktu yang sesaat ini tak sia-sia. Agar tak ada penyesalan kelak, pada hari ketika tak ada gunanya lagi harta dan kekayaan.
Wallahu’alam.
