Indosat Blog Contest (SinyalKuat.co.cc)
Custom Search

Kamis, 16 Oktober 2008

waspadai hamil di luar rahim

KEHAMILAN
ektopik (hamil di luar rahim) merupakan mimpi buruk bagi wanita. Jika tidak terdeteksi secara dini, kehamilan ektopik bisa berakibat fatal.Setiap wanita normal, pastilah menginginkan bisa hamil, melahirkan, dan membesarkan anaknya. Namun, tidak semua wanita bisa melakukan itu. Karena dalam masamasa kehamilan banyak gangguan bisa terjadi.Salah satu gangguan kehamilan yang banyak ditemukan adalah kehamilan ektopik.

Gangguan tersebut merupakan salah satu komplikasi kehamilan saat ovum yang sudah dibuahi menempel pada jaringan lain yang seharusnya pada dinding rahim.Beberapa dekade lalu, kehamilan ektopik ini masih sangat sulit dideteksi. Karena gejala yang dirasakan si ibu, hampir sama dengan kehamilan umumnya. Misalnya mual-mual, sering pusing hingga malas mengonsumsi apa pun. Namun, sekarang dengan kecanggihan teknologi, kehamilan ektopik sudah bisa dideteksi.Yang membuat gejala kehamilan ektopik berbeda dengan kehamilan normal adalah sang ibu lebih sering merasakan sakit di bagian bawah perut kanan dan kiri hingga kejang-kejang.

Selain itu, ada pula faktor-faktor penyebab kehamilan ektopik seperti perubahan motilitas tuba yang berhubungan dengan faktor hormonal.Dalam hal ini gerakan peristalsis tuba menjadi lamban, sehingga implantasi zigot terjadi sebelum zigot mencapai kavum uteri. Dengan meningkatnya usia ibu, akan diiringi dengan penurunan aktivitas mioelektrik tuba sehingga menempel di tempat yang salah.Gejala lainnya dari kehamilan ektopik adalah munculnya rasa nyeri abdomen, keterlambatan menstruasi, dan perdarahan vagina.

Nyeri yang muncul berintensitas tinggi dan terjadi secara tiba-tiba. Penderita dapat jatuh pingsan dan syok akibat rasa nyeri yang menyerang.Pendarahan pada wanita yang mengalami kehamilan ektopik umumnya tidak banyak dan berwarna cokelat tua. Penderita mungkin tidak menyangka bahwa dirinya hamil, atau menyangka dirinya hamil normal,atau mengalami keguguran (abortus tuba).Sebagian penderita tidak mengeluhkan keterlambatan haid karena kematian janin terjadi sebelum haid berikutnya. Kadang-kadang pasien merasakan nyeri yang menjalar ke bahu. Hal ini disebabkan iritasi diafragma oleh hemoperitoneum."Walaupun sekarang sudah bisa diketahui secepatnya, namun kita membutuhkan kerja sama yang kompak dengan si ibu.

Karena untuk mendeteksi kehamilan ektopik tidak bisa disamakan dengan kehamilan biasa," kata dokter Spesialis Kandungan dari Klinik Keluarga Bahagia, dr Irawan Sumantri,SpOG.Lebih disayangkan Irawan, selain dibutuhkan kerja sama dengan si ibu ataupun suami, tidak semua rumah sakit memiliki fasilitas pencitraan untuk mengetahui keadaan kehamilan ektopik pada seorang wanita."Tidak semua dokter kandungan bisa mendeteksi seberapa jauh kehamilan ektopik. Masalahnya, jika dibiarkan berlarut- larut, kehamilan ektopik bisa diumpamakan sebagai bom waktu di dalam tubuh si ibu. Hal ini bisa terjadi jika tidak ada fasilitas diagnostik yang menunjang," terangnya.Dia juga menambahkan, alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) selama ini dianggap sebagai penyebab kehamilan ektopik. Namun, ternyata hanya AKDR yang mengandung progesteron yang meningkatkan frekuensi kehamilan ektopik."AKDR tanpa progesteron tidak meningkatkan risiko kehamilan ektopik, tetapi bila terjadi kehamilan pada wanita yang menggunakan AKDR, besar kemungkinan kehamilan tersebut adalah kehamilan ektopik," tandasnya.Hal tersebut juga disampaikan Dokter Spesialis Kandungan di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) dr Djalil Anshori, SpOG.

Dia mengatakan bahwa di Amerika Serikat, kehamilan ektopik terjadi pada satu dari 64 hingga satu dari 241 kehamilan. Sedangkan di Indonesia belum banyak penelitian yang dilakukan tentang kehamilan ektopik tersebut."Intinya semakin cepat terdeteksi, kehamilan ektopik tidak akan membahayakan si ibu. Karena bisa ditangani sesegera mungkin," kata Djalil.

Kehamilan ektopik, menurut Djalil, tidak bisa dipertahankan karena tempat implantasi pada kehamilan ektopik tidak ideal untuk berlangsungnya kehamilan. Suatu saat kehamilan ektopik tersebut akan terkompromi.Kemungkinan-kemungkinan yang dapat terjadi pada kehamilan ektopik adalah hasil pembuahan mati dini hingga abortus atau keguguran. Yang harus dilakukan dokter, menurut Djalil, ketika memeriksa dini pasien dengan kehamilan ektopik adalah mengamati jika pasien usia reproduktif mengeluhkan nyeri perut bawah yang hebat dan tiba-tiba, ataupun nyeri perut bawah yang gradual, disertai keluhan perdarahan vagina ditemukan tanda-tanda akut abdomen.(sindo//nsa)

Rabu, 15 Oktober 2008

takdir

Takdir
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas


Rukun Islam
Syahadat · Shalat · PuasaZakat · Haji
Rukun Iman
Allah · Al-Qur'an · MalaikatNabi · Hari AkhirQada & Qadar
Tokoh Islam
Muhammad SAWNabi & Rasul · SahabatAhlul Bait
Kota Suci
Mekkah ·Madinah · YerusalemNajaf · Karbala · KufahKazimain · Mashhad ·Istanbul
Hari Raya
Hijrah · Idul Fitri · Idul Adha · Asyura·Ghadir Khum
Arsitektur
Masjid ·Menara ·MihrabKa'bah


Jabatan Fungsional
Khalifah ·Ulama ·MuadzinImam·Mullah·AyatullahMufti
Teks & Hukum
Al-Qur'an ·Hadist · SunnahFiqih · Fatwa · Syariat
Manhaj
Salafush Shalih
Mazhab
SunniHanafi ·HambaliMaliki ·Syafi'i
Syi'ahDua Belas ImamIsmailiyah·Zaidiyah

Lain-lain
Ibadi · KhawarijMurji'ah·Mu'taziliyah
Gerakan
Hizbullah·Hizbut TahrirIkhwanul Muslimin·TasawufWahhabismeJamaah Tabligh
Ormas Islam
Nahdlatul UlamaMuhammadiyahWahdah IslamiyahPersis·MUI·LDII

Takdir adalah suatu ketetapan akan garis kehidupan seseorang. Setiap orang lahir lengkap dengan skenario perjalanan kehidupannya dari awal dan akhir. Hal ini dinyatakan dalam Qur'an bahwa segala sesuatu yang terjadi terhadap diri seorang sudah tertulis dalam induk kitab. Namun pemahaman seperti ini tidak bisa berdiri sendiri atau belum lengkap, karena dengan hanya memahami seperti tersebut diatas dapat menyebabkan seseorang bingung untuk menjalani hidup dan mensikapinya.

Takdir dalam agama Islam
Umat Islam memahami takdir sebagai bagian dari tanda kekuasaan Tuhan yang harus diimani sebagaimana dikenal dalam Rukun Iman. Penjelasan tentang takdir hanya dapat dipelajari dari informasi Tuhan, yaitu informasi Allah melalui Al Quran dan Al Hadits. Secara keilmuan umat Islam dengan sederhana telah mendefinisikan takdir sebagai segala sesuatu yang sudah terjadi.
Untuk memahami konsep takdir, umat Islam tidak dapat melepaskan diri dari dua dimensi pemahaman takdir. Kedua dimensi dimaksud ialah dimensi ketuhanan dan dimensi kemanusiaan.

Dimensi ketuhanan
Dimensi ini merupakan sekumpulan ayat-ayat dalam Al Quran yang menginformasikan bahwa Allah maha kuasa menciptakan segala sesuatu termasuk menciptakan Takdir.

Dimensi kemanusiaan
Dimensi ini merupakan sekumpulan ayat-ayat dalam Al Quran yang meginformasikan bahwa Allah memperintahkan manusia untuk berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mencapai cita-cita dan tujuan hidup yang dipilihnya.

Implikasi Iman kepada Takdir
Kesadaran manusia untuk beragama merupakan kesadaran akan kelemahan dirinya. Terkait dengan fenomena takdir, maka wujud kelemahan manusia itu ialah ketidaktahuannya akan takdirnya. Manusia tidak tahu apa yang sebenarnya akan terjadi. Kemampuan berfikirnya memang dapat membawa dirinya kepada perhitungan, proyeksi dan perencanaan yang canggih. Namun setelah diusahakan realisasinya tidak selalu sesuai dengan keinginannya. Manuisa hanya tahu takdirnya setelah terjadi.
Oleh sebab itu sekiranya manusia menginginkan perubahan kondisi dalam menjalani hidup di dunia ini, diperintah oleh Allah untuk berusaha dan berdoa untuk merubahnya. Usaha perubahan yang dilakukan oleh manusia itu, kalau berhasil seperti yang diinginkannya maka Allah melarangnya untuk menepuk dada sebagai hasil karyanya sendiri. Bahkan sekiranya usahanya itu dinialianya gagal dan bahkan manusia itu sedih bermuram durja menganggap dirinya sumber kegagalan, maka Allah juga menganggap hal itu sebagai kesombongan yang dilarang juga (Al Hadiid QS. 57:23).
Kesimpulannya, karena manusia itu lemah (antara lain tidak tahu akan takdirnya) maka diwajibkan untuk berusaha secara bersungguh-sungguh untuk mencapai tujuan hidupnya yaitu beribadah kepada Allah. Dalam menjalani hidupnya, manusia diberikan pegangan hidup berupa wahyu Allah yaitu Al Quran dan Al Hadits untuk ditaati.

Iman kepada Qadar
Iman kepada Qadar adalah salah satu dari enam rukun iman yang telah dijelaskan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam kepada malaikat Jibril ketika bertanya tentang iman. Iman kepada Qadar adalah masalah yang sangat penting. Banyak orang yang telah memperdebatkan tentang Qadar sejak zaman dahulu, sampai hari inipun mereka masih memperdebatkan. Akan tetapi kebenaran masalah tersebut, walillah al-Ham, sangat jelas dan tidak perlu diperdebatkan lagi. Kemudian yang dimaksud dengan iman kepada Qadar adalah kita mempercayai (sepenuhnya) bahwa Allah telah menetapkan segala sesuatu, sebagaimana firman-Nya.
"Artinya : Dia (Allah) telah menciptakan segala sesuatu dan sungguh telah menetapkannya" [Al-Furqaan : 2]
Kemudian ketetapan yang telah ditetapkan Allah selalu sesuai dengan kebijakan-Nya dan tujuan mulia yang mengikutinya serta berbagai akibat yang bermanfaat bagi hamba-Nya, baik untuk kehidupan (dunia) maupun akhiratnya.
Iman kepada Qadar berkisar empat tingkat keimanan.

[1]. Ilmu (Allah),
yakni mempercayai dengan sepenuhnya bahwa ilmu Allah Subhanahu wa Ta'ala meliputi segala sesuatu, baik di masa lalu, sekarang maupun yang akan datang, baik yang berhubungan dengan perbuatan-Nya maupun perbuatan hamba-Nya. Dia (Allah) meliputi semuanya, baik secara global maupun rinci dengan ilmu-Nya yang menjadi salah satu sifat-Nya sejak azali dan selamanya (tak ada akhirnya). Dalil-dalil tentang tingkatan ini banyak sekali. Allah telah berfirman :
"Artinya : Sesungguhnya Allah tidak ada rahasia lagi bagi-Nya segala sesuatu yang ada di bumi dan di langit" [ Ali-Imran : 5]
Dan masih banyak lagi ayat-ayat lain yang menunjukkan pengetahuan Allah pada segala sesuatu, baik secara global maupun rinci. Dalam tingkatan ini barangsiapa yang mengingkari Qadar maka dia kafir, karena dia mendustakan Allah dan Rasul-Nya serta ijma' kaum muslimin dan meremehkan kesempurnaan Allah. Maka Allah tidak akan bodoh terhadap sesuatu yang akan datang dan tidak akan melupakan sesuatu yang telah lewat.

[2]. Beriman kepada Allah telah menulis ketetapan segala sesuatu sampai terjadi hari Qiyamat, karena ketika Dia menciptakan Qalam, Dia berfirman kepadanya : "Tulislah", kemudian dia (Qalam) berkata : "Hai Tuhanku, apa yang aku tulis?" Dia berfirman : "Tulislah (dalam hadits yang lain. "Tulislah taqdir segala sesuatu hingga hari kiamat") semuanya yang terjadi", kemduian dia (Qalam) seketika berjalan menulis segala sesuatu yang terjadi sampai hari Qiyamat. Maka Allah telah menulis di Lauh Mahfudz ketetapan segala sesuatu. Tingkatan ini telah ditunjukkan oleh firman Allah.
"Artinya : Apakah kamu tidak tahu bahwa Allah mengetahui segala sesuatu yang ada di langit dan bumi. Sesungguhnya itu semua telah ada dalam kitab, sesungguhnya itu sangat mudah bagi Allah" [Al-Hajj : 70]

[3]. Beriman bahwa segala sesuatu yang ada di alam ini disebabkan kehendak Allah. Segala sesuatu yang ada di alam ini terjadi karena kehendak Allah, baik yang dilakukan oleh-Nya maupun oleh mahkhluk. Allah telah berfirman.
"Artinya : Dia (Allah) melakukan apa yang Dia kehendaki" [Ibrahim : 7]
Allah juga berfirman.
"Artinya : Kalau Dia (Allah) menghendaki maka Dia memberi petunjuk kepadamu semuanya" [Al-An'am : 149]

[4]. Beriman bahwa Allah adalah Pencipta segala sesuatu, Maka Allah adalah Maha Pencipta dan selain-Nya Dia adalah makhluk. Segala sesuatu, Allah-lah penciptanya dan semua makhluk adalah ciptaan-Nya. Jika segala perbuatan manusia dan ucapannya termasuk sifatnya, sedangkan manusia itu makhluk, maka sifat-sifatnya juga makhluk Allah. Hal itu ditunjukkan oleh firman Allah.
"Artinya : Allah menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat" [As-Safat : 96]
Dengan demikian, Allah telah menetapkan penciptaan manusia dan perbuatannya. Allah juga berfirman : "Wa ma ta'malun" (dan apa saja yang kamu perbuat).
Kemudian ketahuilah bahwa iman kepada Qadar tidak berarti menghilangkan pelaksanaan sebab, bahkan melaksanakan berbagai sebab merupakan perintah Syari'ah. Hal itu dapat tercapai karena Qadar, karena bebagai sebab akan melahirkan musabab (akibat). Oleh karena itu, Amirul Mu'minin, Umar bin Khaththab, ketika pergi menuju Syam, di tengah perjalan dia mengetahui bahwa telah menyebar wabah penyakit di sana. Kemudian para sahabat bermusyawarah ; apakah perjalanan ini diteruskan atau kembali pulang ke Madinah ? Maka terjadilah perselisihan pendapat di antara mereka dan kemudian beliau memutuskan untuk kembali ke Madinah. Ketika beliau (Umar) sudah mantap pada pendapat tersebut, maka datanglah Abu Ubaidah Amir bin Al-Jarah seraya berkata : Hai Amirul Mu'minin, mengapa anda kembali ke Madinah dan lari dari Qadar Allah ?" Umar menjawab : " Kami lari dari Qadar Allah menuju Qadar Allah". Kemudian setelah itu datang Abdurrahman bin Auf (dia sebelumnya tidak ada di situ untuk memenui kebutuhannya), kemudian dia menceritakan bahwa Nabi pernah bersabda tentang wabah penyakit.
"Artinya : Bila kamu sekalian mendengar terjadinya wabah penyakit di bumi tertentu, maka janganlah kamu mendatanginya dan biarkan mereka yang terkena wabah itu mati tanpa perlu dikasihani." Kesimpulan perkataan Umar "lari dari Qadar Allah menuju Qadar Allah" itu merupakan dalil bahwa melaksanakan sebab juga termasuk Qadar Allah. Kita tahu bahwa apabila seseorang mengatakan " saya beriman kepada Qadar Allah dan Allah akan memberiku seorang anak dengan tanpa istri", maka orang tersebut dapat dikatakan gila. Begitu juga bila dia mengatakan "saya beriman kepada Qadar Allah dan saya tidak akan berupaya mencari rizki dan tidak melaksanakan sebab-sebab mendapatkan rizki", maka dia adalah dungu. Maka iman kepada Qadar tidak berarti menghilangkan sebab-sebab syar'iyah atau ikhtiar yang benar. Adapun sebab-sebab yang berupa prasangka yang dianggap palakunya sebagai sebab padahal bukan, maka hal itu di luar perhitungan dan tidak perlu diperhatikan.

Konsep Takdir dalam agama Islam
Taqdir berarti kepastian atau ketentuan. Yaitu suatu ketentuan yang telah ditetap Allah SWT kepada setiap hambaNya.
Ada yang namanya Taqdir Mubram yaitu suatu ketentuan yang bersifat pasti dan tak dapat dirubah oleh siapapun, seperti : Manusia pasti mati
dan ada yang namanya Taqdir Muallaq, yaitu suatu ketentuan berdasarkan situasi dan kondiri, seperti : Kalau seseorang itu rajin belajar, maka ia akan pandai, tapi jika ia malas, maka ia akan bodoh. orang yang rajin bekerja, ia akan kaya, tapi yang malas berusaha, ia akan miskin


Kesimpulan
Takdir dalam doktrin Quran bisa ditafsirkan oleh siapa saja sesuai kondisinya masing-masing. Sangat fleksibel dan tidak memiliki ketentuan yang pasti.

Kamis, 11 September 2008

keutamaan hari jum'at

Segala puji bagi Allah Rab semesta alam, shalawat serta salam semoga tetap tercurah kepada Rasulullah y, beserta para keluarga, sahabat, dan orang-orang yang tetap istiqomah menegakkan risalah yang dibawanya hingga akhir zaman..

Wahai kaum muslimin ....Allah l telah menganugerahkan bermacam-macam keistimewaan dan keutamaan kepada umat ini. Diantara keistimewaan itu adalah hari Jum'at, setelah kaum Yahudi dan Nasrani dipalingkan darinya.Abu Hurairah zmeriwayatkan, Rasulullah bersabda:

"Allah telah memalingkan orang-orang sebelum kita untuk menjadikan hari Jum'at sebagai hari raya mereka, oleh karena itu hari raya orang Yahudi adalah hari Sabtu, dan hari raya orang Nasrani adalah hari Ahad, kemudian Allah memberikan bimbingan kepada kita untuk menjadikan hari Jum'at sebagai hari raya, sehingga Allah menjadikan hari raya secara berurutan, yaitu hari Jum'at, Sabtu dan Ahad. Dan di hari kiamat mereka pun akan mengikuti kita seperti urutan tersebut, walaupun di dunia kita adalah penghuni yang terakhir, namun di hari kiamat nanti kita adalah urutan terdepan yang akan diputuskan perkaranya sebelum seluruh makhluk". (HR. Muslim)

Al-Hafidz Ibnu Katsir berkata: "Hari ini dinamakan Jum'at, karena artinya merupakan turunan dari kata al-jam'u yang berarti perkumpulan, karena umat Islam berkumpul pada hari itu setiap pekan di balai-balai pertemuan yang luas. Allah l memerintahkan hamba-hamba-Nya yang mukmin berkumpul untuk melaksanakan ibadah kepada-Nya. Allah l berfirman:
"Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat pada hari Jum'at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui". (QS. 62:9)

Maksudnya, pergilah untuk melaksanakan shalat Jum'at dengan penuh ketenangan, konsentrasi dan sepenuh hasrat, bukan berjalan dengan cepat-cepat, karena berjalan dengan cepat untuk shalat itu dilarang. Al-Hasan Al-Bashri berkata: Demi Allah, sungguh maksudnya bukanlah berjalan kaki dengan cepat, karena hal itu jelas terlarang. Tapi yang diperintahkan adalah berjalan dengan penuh kekhusyukan dan sepenuh hasrat dalam hati. (Lihat Tafsir Ibnu Katsir : 4/385-386).

Ibnu Qayyim Al-Jauziyah berkata: Hari Jum'at adalah hari ibadah. Hari ini dibandingkan dengan hari-hari lainnya dalam sepekan, laksana bulan Ramadhan dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya. Waktu mustajab pada hari Jum'at seperti waktu mustajab pada malam lailatul qodar di bulan Ramadhan. (Zadul Ma'ad: 1/398).


KEUTAMAAN HARI JUM'AT

1. Hari Terbaik
Abu Hurairah z meriwayatkan bahwa Rasulullah y bersabada: "Hari terbaik dimana pada hari itu matahari terbit adalah hari Jum'at. Pada hari itu Adam diciptakan, dimasukkan surga serta dikeluarkan darinya. Dan kiamat tidak akan terjadi kecuali pada hari Jum'at

2. Terdapat Waktu Mustajab untuk Berdo'a.
Abu Hurairah z berkata Rasulullah y bersabda: " Sesungguhnya pada hari Jum'at terdapat waktu mustajab bila seorang hamba muslim melaksanakan shalat dan memohon sesuatu kepada Allah pada waktu itu, niscaya Allah akan mengabulkannya. Rasululllah y mengisyaratkan dengan tangannya menggambarkan sedikitnya waktu itu (H. Muttafaqun Alaih)Ibnu Qayyim Al Jauziah - setelah menjabarkan perbedaan pendapat tentang kapan waktu itu - mengatakan: "Diantara sekian banyak pendapat ada dua yang paling kuat, sebagaimana ditunjukkan dalam banyak hadits yang sahih, pertama saat duduknya khatib sampai selesainya shalat. Kedua, sesudah Ashar, dan ini adalah pendapat yang terkuat dari dua pendapat tadi (Zadul Ma'ad Jilid I/389-390).

3. Sedekah pada hari itu lebih utama dibanding sedekah pada hari-hari lainnya.
Ibnu Qayyim berkata: "Sedekah pada hari itu dibandingkan dengan sedekah pada enam hari lainnya laksana sedekah pada bulan Ramadhan dibanding bulan-bulan lainnya". Hadits dari Ka'ab z menjelaskan: "Dan sedekah pada hari itu lebih mulia dibanding hari-hari selainnya".(Mauquf Shahih)

4. Hari tatkala Allah l menampakkan diri kepada hamba-Nya yang beriman di Surga.
Sahabat Anas bin Malik z dalam mengomentari ayat: "Dan Kami memiliki pertambahannya" (QS.50:35) mengatakan: "Allah menampakkan diri kepada mereka setiap hari Jum'at".

5. Hari besar yang berulang setiap pekan.
Ibnu Abbas z berkata : Rasulullah y bersabda:"Hari ini adalah hari besar yang Allah tetapkan bagi ummat Islam, maka siapa yang hendak menghadiri shalat Jum'at hendaklah mandi terlebih dahulu ......". (HR. Ibnu Majah)

6. Hari dihapuskannya dosa-dosa
Salman Al Farisi z berkata : Rasulullah y bersabda: "Siapa yang mandi pada hari Jum'at, bersuci sesuai kemampuan, merapikan rambutnya, mengoleskan parfum, lalu berangkat ke masjid, dan masuk masjid tanpa melangkahi diantara dua orang untuk dilewatinya, kemudian shalat sesuai tuntunan dan diam tatkala imam berkhutbah, niscaya diampuni dosa-dosanya di antara dua Jum'at". (HR. Bukhari).

7. Orang yang berjalan untuk shalat Jum'at akan mendapat pahala untuk tiap langkahnya, setara dengan pahala ibadah satu tahun shalat dan puasa.
Aus bin Aus z berkata: Rasulullah y bersabda: "Siapa yang mandi pada hari Jum'at, kemudian bersegera berangkat menuju masjid, dan menempati shaf terdepan kemudian dia diam, maka setiap langkah yang dia ayunkan mendapat pahala puasa dan shalat selama satu tahun, dan itu adalah hal yang mudah bagi Allah". (HR. Ahmad dan Ashabus Sunan, dinyatakan shahih oleh Ibnu Huzaimah).

8. Wafat pada malam hari Jum'at atau siangnya adalah tanda husnul khatimah, yaitu dibebaskan dari fitnah (azab) kubur.
Diriwayatkan oleh Ibnu Amru , bahwa Rasulullah y bersabda:"Setiap muslim yang mati pada siang hari Jum'at atau malamnya, niscaya Allah akan menyelamatkannya dari fitnah kubur". (HR. Ahmad dan Tirmizi, dinilai shahih oleh Al-Bani).

Rabu, 10 September 2008

english as a global language

English is a West Germanic language which arose historically from a number of Germanic varieties in England. As a result of the colonial history of the United Kingdom, it is the native language of much of the populations of numerous countries, including Ireland, the United States of America, Canada, Australia, New Zealand, and South Africa. It also functions as a lingua franca in international business, education and diplomacy, and is widely taught as a foreign or second language. Today, many other countries use English for official purposes or have adopted it as a national language, creating new varieties of English in nations such as India, Pakistan, Malaysia and Singapore.
Contents[
hide]
if (window.showTocToggle) { var tocShowText = "show"; var tocHideText = "hide"; showTocToggle(); }

The History of English
Initially,
Old English was a group of dialects reflecting the varied origins of the Anglo-Saxon kingdoms of England. Because of the Viking raids and settlements in the north-eastern part of Britain from the late 8th century onward, the West-Saxon dialect, spoken in the only remaining free Anglo-Saxon kingdom (Wessex), naturally dominates the surviving written record. The Vikings, mostly from Denmark, but also to some extent from Norway, influenced the English language in the areas where they mixed with the Anglo-Saxon population.
Proto-English
The
Germanic tribes who gave rise to the English language (the Angles, Saxons, Frisians, Jutes and perhaps even the Franks), traded with and fought with the Latin-speaking Roman Empire in the process of the Germanic invasion of Europe from the East. Many Latin words for common objects therefore entered the vocabulary of these Germanic people even before any of these tribes reached Britain; examples include camp, cheese, cook, dragon, fork, giant, gem, inch, kettle, kitchen, linen, mile, mill, mint (coin), noon, oil, pillow, pin, pound, punt (boat), soap, street, table, wall, and wine. The Romans also gave English words which they had themselves borrowed from other languages: anchor, butter, cat, chest, devil, dish, and sack.
According to the
Anglo-Saxon Chronicle, around the year 449, Vortigern, King of the Britons, invited the "Angle kin" (Angles led by Hengest and Horsa) to help him in conflicts with the Picts. In return, the Angles were granted lands in the south-east of England. Further aid was sought, and in response "came men of Ald Seaxum of Anglum of Iotum" (Saxons, Angles, and Jutes). The Chronicle talks of a subsequent influx of settlers who eventually established seven kingdoms, known as the heptarchy. Modern scholarship considers most of this story to be legendary, and politically motivated, and the identification of the tribes with the Angles, Saxons, and Jutes is no longer accepted as an accurate description (Myres, 1986, p. 46ff), especially since the Anglo-Saxon language is more similar to Frisian than any single one of the others.
Old English
See also:
Old English
English emerged from many Germanic dialects that were brought by Germanic invaders from northwestern Europe, from what is now
Germany, Denmark and the Netherlands. The previous, mostly Celtic languages of the British Isles were largely driven westwards as their speakers retreated or intermingled with the new settlers, and today there is little evidence of their presence in the vocabulary of English. Eventually, the Saxon tribes of Wessex came to dominate, and it was their dialects that provided most of the foundations of what later came to be seen as a new language, now called Old English.
Middle English
See also:
Middle English
Later Old English became heavily influenced by
Old Norse, brought with later Northern European Viking invaders, most of them from Denmark. The subjugation of the Anglo-Saxons in 1066 by the Normans led to swift change for their language. Its status declined quickly, as Norman French became the exclusive language of court and government. Latin has long been studied in England, but under the Normans its use also increased. English was still the everyday language of most people, however, as the country had entered a period of diglossia where the 'high' languages of French and Latin co-existed in separate levels of society from the 'low' language of English. However, as the centuries passed, Norman lords and barons adopted ever-more English, and Norman French fell out of favour. By the end of the fourteenth century, Richard II of England had taken his kingly oath in his native English tongue, and the language was restored to the dominant position it had enjoyed prior to the conquest. After 300 years of Norman French and Latin, however, plus the continued influence of Scandinavian dialects, the language had absorbed a tremendous amount of vocabulary from those languages, as well as shifting towards new patterns of syntax and phonology which would strongly distinguish Middle English from its later modern descendants.
Modern English
See also:
Early Modern English
From about the middle of the fifteenth century, significant changes began in the phonology of English: the pronunciation of
vowels in particular began to change. This 'Great Vowel Shift' saw the vowels of English move upwards in the mouth or diphthongise; for example, house was originally pronounced with the high back vowel [uː], as in ruse; it lowered and centralised slightly to [aʊ] over time, with the process most active in southern England and absent altogether in Scotland (where house is still [huːs]). In turn, as the highest vowels diphthongised, lower vowels moved up to replace them. The English lexicon also changed, with more words from Latin and modern French, plus a significant number from Greek. This has continued to the present day, with languages worldwide adding to the vocabulary of English.
Historical spread of English
The 'journey' of English around the world began with its movement throughout the
British Isles, eventually becoming the language most commonly spoken throughout the modern states of the United Kingdom and the Republic of Ireland. Meanwhile, the language reached North America though colonisation, and subsequently became widely spoken in Britain's colonies, such as the settlements of Australia and Canada. As these outposts developed in economic and political importance over the centuries, so the language became an essential lingua franca - to do business other peoples inside and outside the British Empire found it advantageous to learn English as a foreign or second language.
English as a global language
See also:
Varieties of English

An example of written English.
Speakers
Today, English may be identified as a
global language, due to its widespread use in business, the internet and amongst diverse groups of people who wish to overcome a language barrier. Estimates put the number of fluent speakers at upwards of half a billion,[1] a majority of whom are probably native speakers. However, there are many millions more with some knowledge of the language.
English as a threat to other languages
One argument concerning the apparent worldwide dominance of English is that it might be a threat to
linguistic diversity, with many languages going extinct as speakers switch to English. However, evidence of this phenomenon is actually thin on the ground. Outside the 'English-speaking nations' (countries historically most closely associated with English, such as England, New Zealand and Australia), most speakers of English learn it in addition to or alongside a native language. In addition, English is by no means dominant in every sphere of influence; some evidence suggests that more blogs are written in Japanese,[2] for example, and other tongues enjoy lingua franca status in various regions of the world. French and German, for example, are still much-used in Europe, and Swahili remains an important language for cross-cultural communication in East Africa.

Senin, 08 September 2008

Shalat Tarawih

Shalat Tarawih (terkadang disebut teraweh atau taraweh) adalah shalat sunnat yang dilakukan khusus hanya pada bulan ramadhan. Tarawih dalam bahasa Arab adalah bentuk jama’ dari تَرْوِيْحَةٌ yang diartikan sebagai "waktu sesaat untuk istirahat". Waktu pelaksanaan shalat sunnat ini adalah selepas isya', biasanya dilakukan secara berjama'ah di masjid. Fakta menarik tentang shalat ini ialah bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam hanya pernah melakukannya secara berjama'ah dalam 3 kali kesempatan. Disebutkan bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam kemudian tidak melanjutkan pada malam-malam berikutnya karena takut hal itu akan menjadi diwajibkan kepada ummat muslim (lihat sub seksi hadits tentang tarawih).

Raka'at Shalat
Terdapat beberapa praktek tentang jumlah raka'at dan jumlah salam pada shalat tarawih, pada masa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam jumlah raka'atnya adalah 8 raka'at dengan dilanjutkan 3 raka'at witir. Dan pada jaman khalifah Umar menjadi 20 raka'at dilanjutkan dengan 3 raka'at witir. Perbedaan pendapat menyikapi boleh tidaknya jumlah raka'at yang mencapai bilangan 20 itu adalah tema klasik yang bahkan bertahan hingga saat ini. Sedangkan mengenai jumlah salam praktek umum adalah salam tiap dua raka'at namun ada juga yang salam tiap empat raka'at. Sehingga bila akan menunaikan tarawih dalam 8 raka'at maka formasinya adalah salam tiap dua raka'at dikerjakan empat kali, atau salam tiap empat raka'at dikerjakan dua kali dan ditutup dengan witir tiga raka'at.

Niat Shalat
Niat shalat ini, sebagaimana juga shalat-shalat yang lain cukup diucapkan didalam hati, yang terpenting adalah niat hanya semata karena Allah Ta'ala semata dengan hati yang ikhlas dan mengharapkan Ridho Nya, apabila ingin dilafalkan jangan terlalu keras sehingga mengganggu Muslim lainnya, memang ada beberapa pendapat tentang niat ini gunakanlah dengan hikmah bijaksana.
Secara lengkap, niat shalat tarawih 2 rakaat adalah: " Ushalli sunnatat taraawiihi rak'ataini (ma'muman/imaaman) lillahi ta'aalaa"
ARTINYA: " Aku niat Shalat Tarawih dua rakaat ( menjadi makmum/imam) karena Allah Ta'ala"
Walaupun demikian, ada beberapa cara dalam mengerjakan salat Tarawih, salah satunya dengan formasi 2 kali 4 rakaat masing masing dengan sekali salam setiap selesai 4 rakaat. Oleh karena itu, dalam niat shalat tarawih, niatnya disesuaikan menjadi "arbaa raka'ataini".



Beberapa Hadits Terkait


“Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam pada suatu malam shalat di masjid lalu para sahabat mengikuti shalat Beliau, kemudian pada malam berikutnya (malam kedua) Beliau shalat maka manusia semakin banyak (yang mengikuti shalat Nabi n), kemudian mereka berkumpul pada malam ketiga atau malam keempat. Maka Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam tidak keluar pada mereka, lalu ketika pagi harinya Beliau bersabda: ‘Sungguh aku telah melihat apa yang telah kalian lakukan, dan tidaklah ada yang mencegahku keluar kepada kalian kecuali sesungguhnya aku khawatir akan diwajibkan pada kalian,’ dan (peristiwa) itu terjadi di bulan Ramadhan.” (Muttafaqun ‘alaih)

"Artinya : Dari Jabir bin Abdullah radyillahu 'anhum, ia berkata : Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam pernah shalat bersama kami di bulan Ramadhan (sebanyak) delapan raka'at dan witir (satu raka'at). Maka pada hari berikutnya kami berkumpul di masjid dan mengharap beliau keluar (untuk shalat), tetapi tidak keluar hingga masuk waktu pagi, kemudian kami masuk kepadanya, lalu kami berkata : Ya Rasulullah ! Tadi malam kami telah berkumpul di masjid dan kami harapkan engkau mau shalat bersama kami, maka sabdanya "Sesungguhnya aku khawatir (shalat itu) akan diwajibkan atas kamu sekalian".(Hadits Riwayat Thabrani dan Ibnu Nashr)

"Aku perhatikan shalat malam Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam, yaitu (Ia) shalat dua raka'at yang ringan, kemudian ia shalat dua raka'at yang panjang sekali, kemudian shalat dua raka'at, dan dua raka'at ini tidak sepanjang dua raka'at sebelumnya, kemudian shalat dua raka'at (tidak sepanjang dua raka'at sebelumnya), kemudian shalat dua raka'at (tidak sepanjang dua raka'at sebelumnya), kemudian shalat dua raka'at (tidak sepanjang dua raka'at sebelumnya), kemudian witir satu raka'at, yang demikian adalah 13 raka'at".Diriwayatkan oleh Malik, Muslim, Abu Awanah, Abu Dawud dan Ibnu Nashr.

"Artinya : Dari Abi Salamah bin Abdurrahman bahwasanya ia bertanya kepada 'Aisyah radyillahu anha tentang shalat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam di bulan Ramadhan. Maka ia menjawab ; Tidak pernah Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa Sallam kerjakan (tathawwu') di bulan Ramadhan dan tidak pula di lainnya lebih dari sebelas raka'at 1) (yaitu) ia shalat empat (raka'at) jangan engkau tanya tentang bagus dan panjangnya, kemudian ia shalat empat (raka'at) 2) jangan engkau tanya panjang dan bagusnya kemudian ia shalat tiga raka'at".[Hadits Shahih Riwayat Bukhari dan Muslim]

Selasa, 26 Agustus 2008

air mata dan manfaatnya

Bismillahirrahmanirrahim.

Harun Yahya pernah mengatakan pada tulisannya tentang ”MIRACLE OF EYE” bahwa Tears are perfect eyedrops. Banyak orang yang mengira bahwa air mata kita adalah hanya sekedar cairan yang mengalir apabila kita menangis. Padahal sebenarnya, air mata adalah cairan ciptaan Allah yang sangat bervariasi kandungan dan fungsinya. Subhanallah.

Airmata melindungi mata dari kuman dan mengandung Lyzosime yang dapat membunuh berbagai macam mikroba. Lyzosime ini sendiri adalah zat desinfektan yang lebih keras dari zat-zat kimia yang digunakan untuk mendesinfeksi seluruh tubuh
Subhanallah, marilah kita berhenti sejenak untuk berfikir. Bagaimana mungkin, mata yang merupakan organ yang sangat halus, dapat ”tahan” dengan kandungan zat kimia sekeras Lyzosime tersebut tanpa menimbulkan iritasi dan lain sebagainya. Jawabannya sudah sangat jelas, bahwa ini adalah salah satu bukti penciptaan Allah SWT.

Katakanlah. ”Adakah kamu perhatikan sekutu-sekutu kamu yang kamu seru selain dari Allah? Perlihatkanlah kepada-Ku apakah yang mereka telah ciptakan di bumi, ataupun mereka berserikat dalam penciptaan langit? Ataukah Kami telah memberikan Kitab kepada mereka, lalu mereka mendapatkan keterangan-keterangan yang jelas daripadanya? Bahkan orang-orang zalim itu tidak menjanikan sebahagian terhadap sebahagian yang lain melainkan tipu daya. (QS. Faathir : 40)

Lapisan air mata sendiri terdiri dari tiga lapisan yaitu : Lapisan minyak, Lapisan air dan Lapisan Lendir. Lapisan minyak merupakan lapisan terluar yang dihasilkan oleh kelenjar-kelenjar kecil pada pinggir kelopak mata yang bernama kelenjar Meibom. Fungsi dari lapisan minyak ini adalah untuk melicinkan permukaan mata dan mengurangi penguapan air mata.

Lapisan minyak merupakan lapisan terluar yang dihasilkan oleh kelenjar-kelenjar kecil pada pinggir kelopak mata yang bernama kelenjar Meibom. Fungsi dari lapisan minyak ini adalah untuk melicinkan permukaan mata dan mengurangi penguapan air mata. Lapisan minyak merupakan lapisan terluar yang dihasilkan. Lapisan air merupakan lapisan tengah yang dihasilkan oleh sel sel yang tersebar pada konjungtiva (selaput bening mata). Lapisan ini berfungsi membersihkan mata dan mengeluarkan benda-benda asing ataupun iritan yang masuk ke dalam mata. Lapisan terdalam adalah lapisan lendir. Lapisan ini membantu agar air mata tersebar rata pada permukaan mata dan membantu agar mata tetap lembab.

Pada sebagian orang, ternyata air mata tidak tersedia dalam jumlah yang cukup untuk menjaga agar mata tetap lembab dan nyaman. Pada orang-orang ini akan dirasakan gejala seperti mata panas, nyeri, berlendir, dan mudah teriritasi.

Pengurangan jumlah air mata ini dapat disebabkan oleh meningkatnya usia, terutama setelah menopause. Mata kering dapat pula terjadi berkaitan dengan penyakit radang sendi. Selain itu, mata kering dapat juga disebabkan oleh penggunaan berbagai obat seperti obat-obatan hipertensi, obat-obatan KB maupun obat anti alergi

Nah, dasar dari penanggulangan mata kering ini adalah pemberian air mata buatan. Tetes air mata buatan ini dapat digunakan sebagai pelumas mata dan menggantikan lapisan air mata yang hilang. Air mata buatan ini dapat dipakai sesering mungkin bergantung pada gejala yang dirasakan.

Pada penderita yang derajat mata keringnya lebih parah, dapat dilakukan penyumbatan pada saluran air mata, sehingga air mata tidak keluar melalui saluran ini dan mata lebih lembab. Bagi para pengguna komputer, karena pancaran radiasi komputer dan akomodasi berlebihan karena komputer, disarankan untuk menetesi mata dengan air mata buatan setiap 4-5 jam sekali dan melakukan RULES OF 20

Apa itu RULES of 20?
Yaitu setiap 20 menit dihadapan komputer, pejamkan mata selama 20 detik atau lemparkan pandangan ke arah jauh (minimal 20 feet) .Hal ini untuk memberi kesempatan pada otot mata agar istirahat dari akomodasinya, dan juga memberi kesempatan berkedip ( menutup mata) agar lapisan air mata dapat terbentuk.

Dokter akan mendeteksi kekeringan air mata ini dengan berbagai macam tes dan alat. Pada stadium awal, penyakit mata kering (DRY EYE SYNDROME) ini sama sekali tidak berbahaya, namun pada fase yang lanjut (sangat kering) dapat menimbulkan kerusakan serius di bola mata.

Jumat, 08 Agustus 2008

Isyarat Stres Dari Kulit, Rambut & Kuku

Masalah deadline pekerjaan, pasangan yang sedang ngambek, bos yang selalu tidak puas sampai anak sakit. Semua itu adalah masalah biasa, namun bisa berakibat stres jika Anda tidak bisa mengkontrolnya. Stres dapat membuat perubahan emosi dan fisik, seperti cepat lelah, pusing, ataupun mudah emosi. Namun, stres juga bisa mengarah ke perubahan kondisi dermatologi Anda. Dermatoligist Flor A. Mayoral, MD, FAAD, konsultan klinik di departemen dermatologi dan bedah kulit di Fakultas Kedokteran Universitas Miami, Florida, menjelaskan akibat stres yang mempengaruhi kondisi kulit, rambut dan kuku, dan tip untuk mengontrol gejela-gejala tersebut.

“Stres dapat mempengaruhi kondisi kulit dan menimbulkan kondisi yang akan membuat seseorang bertambah stres. Belajar menghadapi efek stres di kulit Anda dapat mengurangi stres yang Anda alami,” ujar Dr. Flor.

Stres dan Kulit

Ketika seseorang stres, produksi hormon (cortisol) meningkat. Hormon ini meningkatkan produksi minyak yang berlebihan dari dalam tubuh. Akibatnya, jerawat muncul. Sebuah penelitian yang dicatat di Archives of Dermatology, Psychological Stress Perturbs Epidermal Permeability Barrier Homeostasis, mengungkapkan bahwa stres memiliki efek negatif sehingga kulit tidak dapat berfungsi normal. Salah satu akibatnya adalah munculnya jerawat bahkan pada orang yang tidak memiliki masalah jerawat sekalipun.

Stres dan rambut

Ada banyak alasan mengapa rambut bisa rontok. Namun, Dr. Flor lebih percaya, stres adalah penyebab utama kerontokan rambut yang tiba-tiba. Penjelasannya adalah ketika seseorang stres, rambut masuk dalam fase telogen (rambut rontok). Telogen effluvium adalah fase rambut rontok normal yang muncul dalam 3 bulan setelah sebuah kejadian yang membuat seseorang stres. Namun rambut akan tumbuh lagi dalam waktu 6 – 9 bulan. Dr. Flor menjelaskan meski kondisi ini normal, namun sebaiknya tetap diperiksakan oleh dermatologist untuk pemeriksaan lebih teliti. “Saya bisa meminta pasien untuk tidak melakukan diet ketat karena kurangnya nutrisi dan penurunan berat badan yang drastis dapat membuat kerontokkan rambut,” kata Dr. Flor.

Stres dan kuku

Beberapa orang ketika stres memiliki kebiasaan yang akhirnya mempengaruhi kondisi kuku mereka, seperti menggigit kuku atau menggosok jari-jari mereka ke kuku ibu jari. Akibat dari kebiasaan ini dapat menciptakan permukaan tidak rata pada kuku dan kerusakan pada lapisan luar kuku. Selain itu, efek stres lainya adalah kuku yang mudah robek.

“Terkadang, mereka tidak menyadari kebiasaan menggigit atau ‘mengutak-atik’ kuku diakibatkan karena stres atau perasaan gugup. Meskipun ada juga beberapa yang memiliki kebiasaan ini bukan karena stres,” ujar Dr. Flor menjelaskan.

Stress Management

Dr. Flor kembali menekankan cara menghadapi stres adalah tetap memiliki kontrol atas diri Anda. Contohnya bagi mereka yang menghadapi masalah jerawat stres, Dr. Flor menyarankan untuk langsung pergi ke ahli kulit untuk mengatasinya. “Seseorang yang mengetahui cara mengatasi masalah-masalah akibat stres, merasa memiliki kekuatan dan dapat menguasai dirinya,” ujar Dr. Flor lagi.

Namun, Dr. Flor juga memberikan tip untuk mencegah efek stres secara internal dan eksternal.

  • Belajar untuk mengenali masalah yang membuat Anda stres dan menimbulkan masalah dermatologis, dan mengembangkan kemampuan untuk mengatasi stres Anda.

  • Olahraga membantu melepaskan endorphin dalam tubuh. Endorphin membantu mengurangi perasaan stres Anda.

  • Hindari menggunakan air panas untuk mandi dan gunakan sabun bebas deterjen. Berikan pelembap secepat mungkin setelah Anda mandi.

  • Aplikasikan tabir surya (SPF 15 atau lebih) untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari.

4 Tips Less Stress For Working Mom

Sebagai perempuan bekerja, stres sudah pasti Anda alami. Namun, hal ini menjadi lebih rumit jika Anda juga seorang ibu. Anda tentunya mengalami stres dan rasa bersalah. Stres karena tuntutan pekerjaan dan stres atas rasa bersalah yang selalu menghantui karena tidak bisa selalu ada disisi anak Anda dan meninggalkan mereka dengan orang lain.

Namun sebenarnya tidak perlu seperti itu. Jangan jadikan perasaan tersebut menghambat Anda menjadi ibu hebat juga karyawan hebat! Sarah Wassner Flynn, seorang kontributor di berbagai majalah di New York, AS dan juga penulis The Book of Happy Things, memberikan tip untuk mengatasi dua hambatan tersebut.

Berbagi dengan suami

Terkadang, meski kedua orangtua bekerja, banyak dari Anda menganggap mengurus anak adalah tanggung jawab istri. Nah, pandangan ini baru dirubah. Mulailah untuk mempercayai suami Anda dalam mengurus anak. Mereka pun bisa diandalkan jika anak-anak sakit dan Anda tidak bisa meninggalkan urusan kantor. Intinya, mengurus anak adalah tanggung jawab berdua.

Buat jadwal Anda fleksibel

Jika Anda merasa sangat stres dan benar-benar kerepotan untuk menjalani full time working mom, coba usulkan kepada atasan Anda untuk mengatur jadwal kerja Anda, seperti: bekerja 4 hari dan 1 hari bekerja dari rumah. Tentu saja hal ini mempengaruhi pendapatan Anda, tapi jika dapat memberikan keseimbangan antara karir dan anak-anak, mengapa tidak? Namun, jika perubahan jadwal tidak memungkinkan, Anda bisa mencoba memberikan satu hari khusus kepada anak-anak (tentunya, mematikan laptop, ponsel).

Tentukan perspektif Anda!

Pernahkah Anda merasa, ketika Anda berada di kantor, Anda berharap Anda tidak harus bekerja dan berada di rumah dengan anak-anak? Tentunya pernah. Tapi, coba tebak? Anda yang terbiasa bekerja di kantor tidak akan merasa lebih puas dengan berada di rumah sepanjang waktu. Menurut Dr. Leon Hoffman, direktur Pacella Parent Child Center, di Manhattan, New York, banyak ibu bekerja berharap mereka ada di rumah dengan anak-anak mereka, namun ketika mereka di rumah, mereka berharap ada di kantor. Intinya, menjadi ibu memang bukan pekerjaan mudah, dalam sisi manapun (baik ibu bekerja atau ibu rumah tangga). Namun jika Anda memiliki perspektif dan yakin akan alasan mengapa Anda melakukan ini semua, Anda dapat melewati setiap hari tanpa harus merasa bersalah.

Anak-anak adalah pil anti stres!

Jika selama ini Anda kuatir bahwa anak-anak Anda akan tumbuh menjadi nakal karena Anda tidak selalu bisa memberi perhatian, maka Anda bisa bernafas lega. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa anak-anak yang dititipkan ke penitipan anak berisiko kecil memiliki sikap merusak. Ini membuktikan keabsenan seorang ibu tidak memberikan pengaruh pada perilaku anak. Bahkan menurut Ellen Galinsky, Direktur dari Institut Keluarga dan Karir di AS, lebih banyak anak yang menginginkan orangtua mereka memiliki kesibukan namun menyempatkan diri untuk mereka, dibanding harus bersama mereka selama 24 jam setiap hari.

Dalam tulisannya dalam The American Psychoanalyst, Ellen menjelaskan,”Bukan berarti anak-anak tidak peduli dengan waktu Anda. Tapi mereka ingin orangtua mereka tidak stres dan lebih mengutamakan kualitas saat Anda dan mereka bersama.”

Jadi, jangan terlalu mengkuatirkan berapa banyak waktu yang Anda habiskan bersama anak-anak, namun lebih fokuskan pada kualitas dari waktu yang ada ketika Anda bersama anak-anak. Selamat mencoba ibu!

6 Cara Memulai Hari Penuh Semangat

Alangkah indahnya jika setiap kali akan beraktivitas di pagi hari bisa diawali dengan senang dan riang. Tapi jangankan senang, melihat kemacetan lalulintas dan bayangan akan deadline sudah membuat Anda malas menyongsong hari esok.

Apakah Anda tahu, cara Anda mengawali hari dapat mempengaruhi seluruh hari Anda? Jika Anda merasa jenuh dan ingin sesekali berangkat ke kantor sambil bersenandung riang, mungkin cara berikut bisa membantu Anda!


Mendengarkan Musik

Terapi musik sudah dikenal dapat mengurangi stres dan berefek positif pada kesehatan. Tidak perlu seorang ahli untuk bisa mendapatkan terapi musik ini. Cukup dengarkan musik favorit dari mp3 player atau ipod. Musik akan memberikan energi positif dan ketenangan psikologis. Musik juga bisa mendukung gaya hidup sehat. Misal: Musik tenang mendorong Anda untuk melakukan meditasi, yoga. Atau musik yang sedikit nge-beat menstimulasi Anda untuk berolahraga.

Mandi Air Hangat

Mandi dengan air panas membuat otot-otot relaks, dan Anda bisa melakukan sedikit gerakan streching agar tubuh tidak kaku. Streching dapat melemaskan otot-otot yang tegang dan memungkinkan Anda untuk memulai hari lebih relaks dan tenang. Tentu saja, jika merasa tenang, Anda sanggup mengatasi masalah yang datang hari ini.

Sarapan

Sarapan adalah the most important meal of the day. Sarapan yang sehat dapat meningkatkan kadar gula dalam darah dan memberikan Anda kekuatan untuk menghadapi hari secara fisik dan mental. Tanpa sarapan, Anda akan lemas dan kurang bisa berkonsentrasi. Jadi, pastikan sarapan Anda terdiri dari protein dan buah.


Teh Hijau

Minum secangkir teh hangat terutama teh hijau yang kaya kandungan antioksidan, akan membuat Anda terasa lebih segar. Hal ini disebabkan karena antioksidan merawat sel tubuh sehingga selalu sehat.

Menulis Jurnal

Menulis jurnal atau blog memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan manajemen stres. Menuliskan peristiwa yang Anda alami setiap hari dapat meningkatan kualitas diri karena membantu Anda lebih fokus, mengolah emosi dan membantu Anda untuk mengatasi masalah yang Anda hadapi.

Jalan-jalan Pagi

Aktivitas jalan pagi memiliki banyak manfaat. Selain membuat tubuh tetap bugar, jalan-jalan pagi membuat Anda siap untuk menghadapi hari, tidur lebih nyenyak, dan sekaligus membantu menurunkan tingkat stres Anda. Jika Anda merasa berat untuk jalan-jalan pagi sendirian, ajak pasangan Anda atau binatang piaraan Anda.


Yoga

Mungkin Anda sudah mengenal manfaat Yoga. Teknik pernapasan yoga yang menggunakan diafragma, dan meditasi; bertujuan untuk memperoleh tubuh sehat dan ketenangan pikiran. Awali pagi Anda dengan beberapa gerakan Yoga.

Selasa, 05 Agustus 2008

7 Tanaman Pengusir Malaria

Di samping obat-obatan medis, ada beberapa tanaman yang bisa membantu melawan malaria. Pengalaman nenek moyang kiranya pantas dilestarikan dan tidak ada salahnya kita coba praktikkan. Nah, beberapa tanaman berikut terbukti mampu mengusir malaria:

1. ANUMA
Sebutan botaninya adalah Artemisia annua, termasuk suku Asteraceae. Orang Jawa dan Papua sama-sama menyebutnya anuma. Hidupnya di hutan-hutan, atau kadang tumbuh liar di pinggir-pinggir jalan. Belakangan, tanaman anuma dijadikan tanaman hias dalam pot, karena tampilannya memang cukup eksotik.
Daunnya berbentuk oval, lonjong, panjang sekitar 10-18 cm dan lebar 5-15 cm. Ujung runcing, pangkal tumpul, tepi beringgir, dan warna hijau atau ada pula ungu kehijauan. Batangnya tegak, bulat persegi, dan berwarna hijau kecokelatan. Daun atau seluruh bagian tanaman mengandung saponin, flavonoida, polyfenol, dan minyak atsiri.
Kegunaan anuma, selain sebagai obat demam, juga dipakai untuk obat malaria. Sediakan daun anuma segar sebanyak 60 gram, cuci bersih, lalu rebus dalam 400 ml air. Biarkan mendidih selama 10-15 menit. Saring, dan setelah dingin diminum. Lakukan sehari 2 kali pagi dan sore.


2. BROTOWALI





Tanaman brotowali (Tinospora crispa) hidupnya merambat. Batangnya berwarna hijau, penuh benjolan, dan banyak mengandung air. Daun berbentuk jantung berwarna hijau muda. Bunga bermahkota 6 berwarna hijau muda. Buah berwarna hijau.Batang brotowali mengandung glikosida pikroretosid, alkaloid berberina, palmatina, zat pahit pikroretin, dan hars. Oleh karena itu, batang brotowali terasa amat pahit, bahkan binatang pun enggan menyentuhnya. Mereka yang belum biasa menikmati brotowali, bisa jadi akan muntah karena pahitnya. Untuk itu, tambahkan gula pada ramuan brotowali.
Dibutuhkan tigaperempat jari batang brotowali segar. Potong batang seperlunya lalu rebus di dalam 4,5 gelas minum air. Biarkan mendidih hingga sisanya tinggal separuh. Air rebusan disaring, tambahkan pemanis gula. Saban hari, penderita malaria dianjurkan menenggak tiga kali, dan masing-masing tigaperempat gelas minum.


3. JOHAR
Tanaman johar (Cassia siamea) lumayan sering diteliti kemungkinannya sebagai obat malaria. Daunnya mengandung alkaloida bersifat sedikit beracun dan oxymethylanthraquinone. Namun, zat-zat itu masih terus diuji kaitannya dengan pengobatan malaria. Menurut Heyne (1917), sudah sejak lama daun johar dipakai mengobati malaria.
Lazimnya pohon johar ditanam di tepi-tepi jalan sebagai pohon perindang. Tingginya bisa mencapai 15 meter dengan batang berdiameter 40-50 cm. Bunganya berbentuk malai, warna kuning. Kayunya termasuk kuat dan awet.
Untuk menggunakannya dalam pengobatan malaria digunakan tigaperempat genggam daun johar segar. Silakan direbus di dalam 3 gelas air, hingga rebusannya tersisa tigaperempatnya. Saring dan diminum 3 kali sehari, masing-masing tigaperempat gelas.


4. MENIRAN





Tanaman meniran (Phyllanthus niruri) disebut juga dengan nama lokal memeniran, daun-gendong-anak, atau sidukung-anak. Di negeri Cina lebih dikenal dengan sebutan ye xia zhu atau zhen chu cao. Selama ini, meniran masih tumbuh liar di kebun atau hutan. Menyukai tempat-tempat yang tanahnya lembap. Ada juga yang menanamnya untuk pengobatan alami.
Meniran termasuk tumbuhan berbatang basah, tingginya sampai 45 cm, bunganya berseling, tumbuh pada ketiak daun. Buahnya kotak, bentuknya bulat-bulat seperti menir. Daunnya bersirip genap. Daun tersebut mengandung zat-zat seperti filantin, kalium, damar, dan zat samak.Untuk mengobati malaria, siapkan setengah genggam daun meniran, cuci bersih lalu rebus dengan air bersih sebanyak 3 gelas. Biarkan mendidih hingga tinggal tigaperempat bagian. Sesudah dingin, saring lantas minum 3 kali sehari sebanyak tigaperempat gelas. Bila perlu tambahkan sedikit madu.
Resep lainnya, sediakan 7 batang lengkap tanaman meniran, 5 biji bunga cengkeh kering, dan 1 potong kayu manis. Semuanya dicuci bersih, lalu ditumbuk halus dan direbus dengan 2 gelas air bersih sampai mendidih. Saringlah, lalu silakan diminum 2 kali sehari pagi dan sore.


5. PEPAYA






Tanaman pepaya sungguh kaya gizi dan kandungan zat-zat lainnya. Daun pepaya mengandung enzym papain, alkaloid karpaino, psudo-karpaina, glikosid, karposid dan saponin, sakarosa, dekstrosa, dan levulosa. Sedangkan buahnya mengandung karotena, pectin, d-galaktosa, papain, dan sebagainya. Sementara biji pepaya memiliki glucoside, cacirin, dan karpain. Getahnya mengandung papain, kemokapain, lisosim, lipase, glutamin, dan sklotransferase.
Untuk mengobati malaria, ambil daun pepaya agak muda dan masih segar sebanyak setengah gelas minum. Cuci bersih lalu giling sampai halus, tambahkan tigaperempat cangkir air masak dan sedikit garam. Peras, lalu saring dan minum 3 kali sehari.






6. PULAI
Sekarang memang sudah cukup sulit menemukan pohon pulai (Alstonia spectabilis), kecuali mereka yang bergerak di bidang bisnis korek api. Kayu pulai dipakai sebagai batang korek api tersebut. Kayu pulai tergolong ringan, tidak keras, dan tak ada galihnya. Pohon pulai bisa tumbuh sangat tinggi dan besar, bisa mencapai 15 meter dengan diameter batang mencapai 60 cm.
Pohon pulai mengandung banyak getah berwarna putih yang sangat pahit. Pada kulit batangnya terdapat kandungan saponin, flavonoida, dan polifenol. Untuk mengatasi malaria, sediakan 3 jari kulit pulai, cuci dan potong-potong seperlunya. Lantas rebus dengan 5 gelas minum air bersih. Biarkan mendidih sampai setengahnya. Sesudah dingin, saring lalu minum 3 kali sehari masing-masing tigaperempat gelas. Jika perlu, boleh ditambah sedikit gula agar tidak terlalu pahit.






7. SAMBILOTO
Sambiloto (Andrographis paniculata) termasuk tanaman semusim. Ia tumbuh liar di hutan, di ladang, dan di halaman-halaman yang tanahnya agak lembap. Ada yang sengaja menanam sambiloto sebagai tanaman obat-obatan. Berbatang basah, tinggi sampai 80 cm. Daun berbentuk lonjong atau taji, berhadap-hadapan. Bunganya putih atau ungu, dan bergaris-garis dalam payung tambahan.
Tanaman ini mengandung panikulin dan zat-zat pahit (andrografin, andrografoloid). Khusus daunnya mengandung zat minyak terbang, garam-kalium dan natrium, kalmegin, dan hablur kuning (sangat pahit).
Agar malaria segera pergi, siapkan setengah genggam daun sambiloto segar. Cuci bersih lalu rebus dengan 3 gelas air bersih. Tunggu mendidih sampai tinggal seperempat bagian. Setelah dingin, saring dan minum 3 kali sehari masing-masing tigaperempat gelas.

Senin, 04 Agustus 2008

KTSP Membuat Guru Kreatif

Penerapan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) di setiap sekolah setingkat SD, SMP dan SMA, akan membuat guru semakin pintar, karena mereka dituntut harus mampu merencanakan sendiri materi pelajarannya untuk mencapai kompetensi yang telah ditetapkan. Kurikulum yang selama ini dibuat dari pusat, menyebabkan kreativitas guru kurang terpupuk, tetapi dengan KTSP, kreativitas guru bisa berkembang.Demikian pendapat dari pakar kurikulum, Dr Karnadi dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Prof Dr Ansyar dari Universitas Negeri Padang (Unan). Pendapat kedua pakar itu dilontarkan berkaitan dengan munculnya KTSP 2006 sebagai pengganti kurikulum berbasis kompetensi (KBK) 2004.Karnadi yang ditemui Pembaruan di Jakarta, pekan lalu mengatakan, dengan semangat otonomi dan desentralisasi, KTSP memberi keleluasaan sekolah untuk mengembangkan kurikulum sendiri. KTSP sebenarnya positif, sebab sekolah diberikan otonomi untuk berdiskusi terkait dengan standar kompetensi yang dikembangkan.Hanya saja, sebagian besar guru belum terbiasa untuk mengembangkan model-model kurikulum. Selama ini mereka diperintah untuk melaksanakan kewajiban yang sudah baku, yakni kurikulum yang dibuat dari pusat.Karnadi menambahkan, implementasi KTSP sebenarnya membutuhkan penciptaan iklim pendidikan yang memungkinkan tumbuhnya semangat intelektual dan ilmiah bagi setiap guru, mulai dari rumah, di sekolah, maupun di masyarakat. Hal ini berkaitan adanya pergeseran peran guru yang semula lebih sebagai instruktur dan kini menjadi fasilitator pembelajaran."Guru dapat melakukan upaya-upaya kreatif serta inovatif dalam bentuk penelitian tindakan terhadap berbagai teknik atau model pengelolaan pembelajaran yang mampu menghasilkan lulusan yang kompeten," tuturnya.Beban BertambahKarnadi mengakui, penerapan KTSP tersebut berimplikasi pada bertambahnya beban bagi guru. Penerapan KTSP mengandaikan guru bisa membuat kurikulum untuk tiap mata pelajaran, padahal, selama ini guru sudah terbiasa mengikuti kurikulum yang ditetapkan pemerintah.''Belum lagi mengingat kualitas guru yang kurang merata di setiap daerah. "Ini artinya, KTSP menghadapi kendala daya kreativitas dan beragamnya kapasitas guru untuk membuat sendiri kurikulum," katanya.Dikatakan Karnadi, pemberdayaan guru belum dilakukan sepenuhnya oleh pemerintah daerah (pemda). Misalnya, pemda belum melakukan evaluasi pendidikan yang baik dan benar, termasuk evaluasi guru. "Ini yang kerap terjadi, sehingga penerapan KTSP pun bisa melambat. Karena itu, pemda sebaiknya agresif dalam melakukan percepatan penerapan KTSP," katanya.Namun, menurut Prof Ansyar seperti dilansir Antara, Minggu (28/1), pemberdayaan guru dalam KTSP ini akan lebih baik, karena guru harus memikirkan perencanaan penyampaian materinya, setelah selama ini hanya mengajar sesuai kurikulum yang diturunkan pusat. Menurutnya, penerapan KTSP memberikan peluang bagi setiap sekolah untuk menyusun kurikulumnya sendiri, dan untuk itu tiap guru yang akan mengajar di kelas dituntut memiliki kemampuan menyusun kurikulum yang tepat bagi peserta didiknya.KTSP yang dibuat sekolah itu, kata dia, harus tetap mengacu pada Badan Standar Nasional Pendidikan (BNSP), dan disusun sebagai kurikulum operasional sekolah berdasarkan standar isi dan kompetensi lulusan yang dikembangkan dengan prinsip diversivikasi. Kurikulum harus disesuaikan dengan satuan pendidikan, potensi daerah, dan peserta didik."Meski sekolah memiliki kewenangan luas, acuan tetap pada BSNP sesuai standar isi dan kompetensi lulusan," katanya.Lebih lanjut dijelaskannya, KTSP merupakan penyempurnaan dari Kurikulum 2004, yang sebelumnya masih disusun pemerintah pusat, dan sekolah tinggal menggunakannya. Dalam KTSP, sekolah memiliki kewenangan menentukan muatan lokal, yang dapat dijadikan satu keunggulan sekolah itu sendiri.Tetapi, untuk mengoptimalkan pemberdayaan guru dalam menyusun kurikulum tersebut, harus didukung sejumlah sarana dan fasilitas seperti ketersediaan buku teks yang beragam."Setiap guru butuh banyak pengetahuan untuk penyempurnaan kurikulum yang disusunya, dan memerlukan banyak sumber seperti buku, dan internet," katanya.KontekstualKarnadi juga menjelaskan, sebetulnya, keluarnya Peraturan Mendiknas Nomor 22, 23, dan 24 Tahun 2006 mengenai KTSP atau Kurikulum 2006 ini tidak hanya menyempurnakan kurikulum sebelumnya, namun memberikan peluang yang sebesar-besarnya kepada daerah untuk mengembangkan pendidikan yang kontekstual."Sebagai pembaruan kurikulum, KTSP coba memberi ruang lebih luas bagi otonomi sekolah. Pemerintah hanya menetapkan standar minimal kurikulum yang harus dipenuhi, selebihnya bergantung pada masing-masing sekolah," katanya.Sementara itu, Kepala Pusat Informasi dan Humas Bambang Wasito Adi mengatakan, KTSP memberi hak penuh pada sekolah-sekolah untuk menentukan sendiri kurikulumnya. Tujuannya adalah agar potensi tiap-tiap sekolah dapat menonjol, sehingga tercipta kompetisi antarsekolah."Dengan KTSP ini, masing-masing sekolah bisa membuat silabus, kurikulum, dan indikator-indikatornya sendiri," katanya.Meski menentukan silabus sendiri, kata Bambang, namun standar kompetensi dan isinya harus sesuai dengan yang ditetapkan pemerintah. Bambang menambahkan meski masih dibebaskan memakai kurikulum lama, namun pada 2009 seluruh sekolah harus sudah memakai KTSP.Sumber:Suara Pembaharuan Daily
Custom Search